13 January 2020, 13:50 WIB

Kinerja Industri Pengolahan Menurun, Menperin: Ada Harapan Naik


Hilda Julaika | Ekonomi

KINERJA industri pengolahan Tanah Air pada triwulan IV 2019 mengalami penurunan tipis. Penilaian kinerja ini didasarkan pada laporan Bank Indonesia (BI) yang menyebut Prompt Manufacturing Index (PMI) pada triwulan IV 2019 turun ke angka 51,50% dari 52,04% di triwulan sebelumnya.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan meski mengalami penurunan, akhir-akhir ini industri pengolahan dinilainya mulai mengalami rebound (kembali naik).

Menurut Agus, penurunan disebabkan kondisi perekonomian global yang turut berpengaruh kepada Indonesia. Faktor ini mau tidak mau berdampak pada penurunan PMI untuk kinerja industri pengolahan Tanah Air. 

Mengutip dari laman BI, PMI merupakan indikator yang memberikan gambaran mengenai kondisi sektor industri pengolahan saat ini dan prediksinya pada triwulan mendatang.

“PMI nya turun? Iya itukan memang bagian dari kondisi yang sedang dihadapi oleh Indonesia dan global. Sudah ada harapan, kita lihat harapan dengan PMI yang sudah mulai rebound ke atas. Walaupun reboundnya masih harus kita dorong lagi lebih tinggi,” ujarnya kepada awak media di Kementerian Perindustrian, Senin (13/11).

Baca juga: Pembenahan Industri Pengolahan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

BI pun memperkirakan pada triwulan 1 2020, ekspansi industri pengolahan akan lebih tinggi. Hal tersebut dapat dilihat dari prediksi PMI BI pada triwulan 1 2020 yang diproyeksikan akan meningkat hingga 52,73%.

Berdasarkan laporan PMI BI, perkembangan PMI pada triwulan 1 2020 ini sejalan dengan perkembangan kegiatan usaha sektor industri pengolahan. Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) menunjukkan realisasi kegiatan usaha sektor industri pengolahan yang lebih rendah pada triwulan IV 2019 akan kembali meningkat pada awal 2020 ini.(OL-5)

BERITA TERKAIT