13 January 2020, 10:41 WIB

Dinas Bina Marga Perbaiki 115 Titik Jalan Rusak Pascabanjir


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

DINAS Bina Marga DKI Jakarta telah memperbaiki 115 titik jalan rusak pascabanjir yang melanda Ibu Kota pada 1 Januari lalu.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menyebut perbaikan tidak hanya dilakukan pada jalan yang berlubang tetapi juga pada jalan yang mengalami sedikit cekungan.

"Kita sudah perbaiki lebih dari 100 titik jalan pascabanjir," kata Hari saat dihubungi Media Indonesia, Senin (13/1).

Hari menyebut pemantauan juga dilakukan di jalan-jalan yang sebelumnua terendam banjir untuk berjaga-jaga jika jalan mengalami kerusakan tiba-tiba saat dilintasi pengguna jalan.

Kerusakan jalan paling banyak berada di wilayah Jakarta Utara dengan 70 titik jalan mengalami kerusakan pascabanjir.

Kerusakannya di antara lain sebanyak12 titik di Jalan Boulevard Utara, 8 titik di Jalan Agung Perkasa 7, 6 titik di Jalan Gunung Sahari Raya, 5 titik di Jalan RE Martadinata, 4 titik Jalan Agung Permai 1, Jalan Budi Mulya, Jalan Kamal Muara Raya, Jalan Lodan Raya, Jalan Yos Sudarso, Jalan Plumpang Semper, Jalan Pluit Timur, dan Jalan Cacing.

Sementara ada 45 titik jalan rusak di wilayah Jakarta Barat dengan di antaranya 14 titik di Jalan Perum Intercon Kebon Jeruk, 9 titik di Jalan Meruya Ilir, 5 titik di Jalan S Parman, 4 titik di Jalan Lingkar Luar Cengkareng, 4 titik di Jalan Kebon Jeruk Raya, Jalan Daan Mogot, Jalan Tanjung Duren, Jalan Bambu, dan Jalan Tomang Raya.

"Paling banyak di kedua wilayah itu karena terendam cukup lama dan parah. Di samping itu jalan-jalan di wilayaj sangat sering dilalui kendaraan berat," kata Hari.

Pemantauan terhadap jalan rusak juga dilakukan terus-menerus berkaitan dengan masih berlangsungnya musim hujan. Selain itu pemantauan juga dilakukan untuk mencegah terjadinya kejadian amblasnya jalan seperti yang terjadi di Jalan Daan Mogot di wilayah Kota Tangerang kemarin.

Pada Minggu (12/1) Jalan Daan Mogot yang masuk ke wilayah Kota Tangerang amblas sedalam 2 meter dengan diameter sekitar 1 meter. Akibatnya satu ruas jalan di titik itu ditutup sampai perbaikan dilakukan.(Put/OL-09)

BERITA TERKAIT