13 January 2020, 05:40 WIB

Ragam Teknologi Bawa Era Pengalaman


. (S-3) | Ekonomi

SEKARANG dapat dibilang sebagai era pengalaman atau age of experience.

Pasalnya, kemajuan ragam teknologi akan bersatu untuk menawarkan pengalaman konsumen yang lebih kaya dan adaptif.

"Satu dekade inovasi yang berpusat pada manusia secara mulus memadukan hardware dan software untuk menciptakan pengalaman personal yang menjadikan hidup lebih nyaman, lebih menyenangkan, dan lebih bermakna," ujar President dan CEO Samsung Consumer Electronics HS Kim pada pembukaan Consumer Electronics Show (CES) 2020 di Las Vegas, Amerika Serikat, dalam keterangan resminya.

Aneka teknologi itu berupa robot pintar, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), 5G, dan edge computing. Hal tersebut, lanjut Kim, mentransformasi cara kita merawat diri sendiri dan keluarga, menyesuaikan rumah untuk memenuhi kebutuhan individual, serta membangun kota yang lebih aman dan pintar secara berkelanjutan.

Visi inovasi Samsung berpusat pada manusia untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan konsumen dengan memenuhi kebutuhan individual atau personal care. Dalam hal ini, pihaknya memperkenalkan robot kecil sebagai teman hidup bernama Ballie. Robot yang bergulir ini mampu memahami, mendukung, dan bereaksi pada kebutuhan pengguna dengan aktif membantu di dalam rumah.

Executive Vice President dan Chief Research Scientist Samsung Electronics Sebastian Seung menjelaskan bahwa kemampuan on-device AI milik Ballie memungkinkannya menjadi asisten kesehatan dan mobile interface yang mencarikan solusi bagi kebutuhan individu yang berubah secara dinamis.

Ballie melakukan seluruh hal tersebut sambil tetap menjaga ketat standar privasi dan perlindungan data. "Kami percaya bahwa AI adalah masa depan bagi personal care," sebut Seung.

Begitu pun rumah. Chief Design Innovation Officer Samsung Design Innovation Center Federico Casalegno menyatakan rumah masa depan menawarkan pengalaman unik dan imersif dengan inovasi canggih, seperti AI, sensor, dan analisis data.

Misalnya, konsumen menggunakan kacamata augmented reality (AR) untuk berlatih bersama pelatih pribadi virtual, mendaki gunung, atau berjalan di bawah air. Semua dilakukan cukup dari nyamannya ruang keluarga di rumah.

Samsung juga menyoroti kota pintar dengan memanfaatkan AI, internet of things (IoT), dan 5G. Teknologi IoT memperluas jangkauannya ke semua jenis bangunan sehingga penghematan energi dan pengurangan emisi. (S-3)

 

BERITA TERKAIT