13 January 2020, 04:40 WIB

Liverpool tidak Ingin Terlena oleh Rekor


(BBC/AFP/R-1) | Sepak Bola

MEMBAWA Liverpool menjadi klub pertama yang mampu meraih 20 kemenangan dalam 21 laga beruntun di satu musim liga top Eropa tidak membuat Juergen Klopp besar kepala. Baginya, rekor itu tidak akan berarti jika di akhir musim 'si Merah' tidak mampu mengangkat trofi juara Liga Primer.

Klopp menegaskan sama sekali tidak memikirkan soal rekor tersebut. Ia mengatakan trofi Liga Primer akan memuaskan dirinya ketimbang catatan rekor.

"Kami tahu catatan itu spesial, tapi saya tidak merasakan apa-apa. Ketika seseorang memberi Anda trofi, itu baru pencapaian, tapi hingga meraih itu, kami harus berjuang. Ini baru permulaan," kata Klopp seusai membawa tim asuhannya menekuk Tottenham Hotspur, kemarin.

Dalam laga di Stadion Tottenham Hotspur tersebut, Liverpool menang tipis 1-0. Gol tunggal kemenangan 'si Merah' dilesakkan Roberto Firmino menit ke-37. Itu menjadi kemenangan ke-12 beruntun Liverpool di Liga Primer sejak ditahan 1-1 oleh Manchester United, Oktober tahun lalu.

Kemenangan atas Tottenham membuat Liverpool telah mendulang 61 pion. Firmino dan kolega kini unggul 16 poin dari Leicester City yang berada di posisi kedua.

'Si Merah' bahkan berpeluang makin memperlebar jarak karena memiliki satu tabungan laga melawan West Ham. Namun, Klopp tidak jemawa dengan margin poin selebar itu.

Ia menegaskan Liverpool tetap harus waspada dengan pesaing terdekat mereka. Selain Leicester, Manchester City menjadi tim yang paling berpeluang menggagalkan Liverpool meraih gelar Liga Primer untuk yang pertama kali dalam 30 tahun terakhir.

"Kami harus terus berjuang karena pesaing kami sangat kuat. Guardiola (pelatih Manchester City) tidak akan menyerah dan saya juga," ungkap Klopp.

Di sisi lain, pelatih Tottenham Jose Mourinho mengakui Liverpool merupakan tim terbaik di dunia saat ini. Juru taktik asal Portugal itu mengatakan Liverpool pantas meraup tiga poin pada laga kali ini. Ia mengatakan Liverpool unggul dari sisi kualitas.

Selain itu, absennya Harry Kane akibat cedera diakui Mourinho membuat lini depan tim asuhannya menjadi tumpul. Son Heung-min yang kembali tampil dari menit pertama gagal menyelesaikan sejumlah peluang emas di depan gawang.

"Liverpool tim terbaik di dunia melawan tim yang sedang dalam masa sulit, dengan cedera, ini ialah masa sulit musim ini," ungkap Mourinho.

Kekalahan tersebut membuat Tottenham turun ke peringkat kedelapan dengan 30 poin. Usaha the Lilywhites untuk finis di zona Liga Champions akan semakin sulit karena mereka terpaut sembilan poin dari Chelsea yang berada di peringkat keempat.

"Sangat memungkinkan berbicara empat besar ketika Anda memulai musim dengan nol poin. Namun, sulit ketika Anda memulai menangani tim saat tertinggal 12 poin dari empat besar," kata Mourinho.

Menang besar

Manchester United mampu bangkit setelah pekan lalu kalah 0-2 dari Arsenal. Ketika menghadapi Norwich City di Old Trafford, 'Setan Merah' menang telak 4-0.

Marcus Rashford menyumbang dua gol bagi United menit ke-27 dan ke-52 dari titik penalti. Dua gol lainnya dicetak Anthony Martial (54') dan Mason Greenwood (76').

Raihan tiga poin membuat asa United merebut tiket ke Liga Champions musim depan tetap terjaga. Manchester United yang berada di posisi kelima dengan poin 34, masih berjarak lima angka dari Chelsea di posisi keempat. (BBC/AFP/R-1)

BERITA TERKAIT