12 January 2020, 23:15 WIB

Bank Mandiri Salurkan Kredit Sindikasi Rp44,7 T


MI | Ekonomi

PT Bank Mandiri (Persero) sepanjang 2019 mengucurkan kredit sindikasi sebesar US$3,4 miliar dari 34 transaksi yang bernilai total US$12,32 miliar.

Hal itu menempatkan Bank Mandiri pada posisi pertama kategori Mandated Lead Arranger dan posisi pertama kategori Bookrunner dalam Bloomberg League Table Reports Indonesia Borrower Loans 2019.

Selain itu, Bank Mandiri juga menempati urutan pertama dalam kategori Participants in Syndication Market dalam Bloomberg League Table yang menggambarkan limit partisipasi Bank Mandiri terhadap pasar sindikasi Indonesia.

“Pada tahun lalu, kami mencatat penyaluran kredit sindikasi yang sangat berkembang, termasuk pembiayaan secara structured finance. Hal ini menunjukkan komitmen kuat kami untuk menjadi bagian dari agen pendukung pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah,” kata Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Alexandra Askandar dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/1).

Dia menambahkan, komitmen kuat tersebut terlihat dari data Bloomberg yang menunjukkan bahwa pada tahun 2019 mayoritas kredit sindikasi Bank Mandiri adalah ke sektor infrastruktur, ketenagalistrikan beserta pembangkit listrik, migas, energi, dan industri pertambangan.

Salah satu contohnya, kata Alexandra, adalah kredit berskema sindikasi yang dikucurkan ke PT Angkasa Pura I (Persero) menjelang penutup tahun lalu.

“Kredit sindikasi yang dimaksudkan untuk membuka jaringan distribusi ke daerah-daerah terpencil itu ditandatangani pada 23 Desember 2019 dengan nilai total Rp4 triliun,” katanya.

Selain itu, Bank Mandiri aktif dalam pembiayaan infrastruktur sektor pertambangan mulai dari nikel hingga emas. Diharapkan hilir dari sindikasi itu mampu menambah nilai barang tambang yang pada gilirannya akan menambah pendapatan pemerintah melalui pajak dan PNBP. (Van/E-2)

BERITA TERKAIT