12 January 2020, 19:00 WIB

Mentan: Jangan Coba-coba Alih Fungsi Lahan Pertanian


Bayu Anggoro | Nusantara

MI/Bayu Anggoro
 MI/Bayu Anggoro
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat melihat hasil pertanian di Kabupaten Bandung yang siap ekspor 

MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengingatkan pentingnya menjaga lahan pertanian agar tidak dialihfungsikan untuk kepentingan lain. Hal ini sangat penting demi menjaga produktivitas pangan di tengah-tengah terus bertambahnya jumlah penduduk Tanah Air bahkan dunia.

Bahkan, politisi Partai NasDem ini mengingatkan adanya sanksi tegas bagi siapapun yang mencoba mengalihfungsikan lahan pertanian. "Alih fungsi lahan musuh kita bersama. Siapapun itu, pejabat yang menandatangani (untuk mengalihfungsikan lahan), akan dihukum lima tahun penjara," katanya saat melepas ekspor komoditas pertanian Kabupaten Bandung, di Pangalengan, Kabupaten Bandung, Sabtu (11/1).

Syahrul meminta semua pihak untuk serius dalam menjaga lahan pertanian. "Saya minta siapapun, polisi, menjaga lahan pertanian," katanya.

Selain menjadi faktor utama dalam tersedianya pangan, dia meyakini sektor inipun akan menjadi penggerak utama perekonomian Indonesia. Bahkan, jika dikelola dengan baik, pertanian mampu menjadi solusi untuk pemenuhan lapangan kerja bagi masyarakat.

"Pertanian yang baik akan jadi solusi lapangan kerja. Mengurangi angka kemiskinan," katanya.

Sebagai negara yang beriklim tropis, Syahrul menegaskan pentingnya menjadikan pertanian sebagai sektor unggulan Indonesia. "Matahari tak pernah putus, air selalu ada," katanya.

Revitalisasi sektor pertanian pun, lanjut Syahrul, terus dilakukan oleh negara maju. "Amerika dulu industri, sekarang kembali ke pertanian. Jepang juga. Jadi tidak salah kalau kita kembali ke pertanian," katanya.(A-1)

 

BERITA TERKAIT