12 January 2020, 08:10 WIB

Adu Kekuatan Dua Rival Sekota


Akmal Fauzi | Sepak Bola

AFP/GIUSEPPE CACACE
 AFP/GIUSEPPE CACACE
Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane (kiri) dan pelatih Atletico Madrid Diego Simeone berpose sambil memegang kostum tim asuhannya kemarin.

FORMAT baru yang diterapkan di Piala Super Spanyol oleh otoriotas sepak bola negara tersebut, melahirkan sejarah baru. Untuk pertama kali, trofi tersebut tidak akan menjadi milik klub yang musim lalu menjadi juara La Liga ataupun Piala Raja.

Dalam final yang akan berlangsung di King Abdullah Sporty Stadium, Jeddah, dini hari nanti, dua tim sekota, Real Madrid dan Atletico Madrid akan saling adu kekuatan. Di semifinal, Real Madrid yang musim lalu menduduki peringkat ketiga, menyingkirkan juara Piala Raja, Valencia 3-1, sedangkan Atletico menundukkan juara La Liga, Barcelona 3-2.

Sebelumnya, Piala Super Spanyol hanya berhak diperebutkan juara Piala Raja dan juara La Liga. Namun, Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) mengubah format Piala Super Spanyol dengan menambah dua tim peserta.

Walau banyak pihak menilai format baru ini merusak tradisi, pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, tidak mau ambil pusing. Pelatih asal Prancis itu menegaskan akan berusaha meraih tropi juara yang kesepuluh sejak menjabat pelatih Reak Madrid.

“Kami menerima perubahan yang terjadi dan beruntung bisa tampil di ajang ini. Ini sebuah gelar lain dan kami menginginkan itu,” tegas Zidane yang membawa Real Madrid merebut Piala Super Spanyol pada 2017.

Menghadapi derbi Madrid kali ini, Zidane memang boleh berharap banyak. Saat menyingkirkan Valencia, Luca Modric dan kolega tampil mengesankan untuk memperpanjang catatan tak terkalahkan dalam 15 laga terakhir di semua kompetisi.

Walau lebih diunggulkan, Zidane menegaskan Atletico Madrid bukan lawan yang bisa dengan mudah dikalahkan. Ia menyebut, striker Atletico Madrid, Joao Felix, menjadi pemain yang paling berbahaya bagi lini belakang Los Blancos.

“Saya tidak pernah meragukan kemampuannya. Ia merupakan salah satu pemain terbaik saat ini dan di masa mendatang,” ungkap Zidane.

 

Yakin diri

Di kubu Atletico Madrid, pelatih Atletico Madrid Diego Simeone sadar tim asuhannya hanya menjadi underdog. Pelatih asal Argentina itu mengakui Zidane mampu mendatangkan sentuhan magis yang membuat mental juara Los Blancos makin menebal.

“Saya tidak meragukan Zidane, dia adalah manajer fantastis dan juga tepat untuk Madrid. Permainan mereka sudah berubah di awal musim ini,” kata Simeone.

Namun, jelas Simeone, tim asuhannya­ juga bertekad membawa pulang trofi juara. Kemenangan atas Barcelona yang dinilai sebagai tim dengan daya serang terbaik di dunia, disebut Simeone menjadi modal besar Los Colchoneros, julukan Atletico Madrid, menghadapi seteru sekotanya kali ini.

“Melawan Barcelona, kami telah memperlihatkan kekuatan, kepercayaan diri serta keyakinan kami. Kami telah menunjukkan siapa kami,” tegasnya.

Duet Alvaro Morata dan Joao Felix kembali menjadi andalan Simeone­ seperti saat mempermalukan Barcelona. Dua tombak kembar tersebut akan mendapat sokongan lini tengah Atletico Madrid yang akan dimotori Hector Herrera.

“Saya sangat percaya dengan pemain yang saya miliki. Jika mereka tampil bagus, tidak ada lagi yang perlu saya khawatirkan,” tegasnya. (marca/AFP/R-1)

BERITA TERKAIT