12 January 2020, 07:00 WIB

Raker Kemenlu Jembatani Promosi Pariwisata


Media Indonesia | Nusantara

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI
 MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas

KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemenlu) menghadirkan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, di hadapan 131 duta besar dan para perwakilan Indonesia di luar negeri untuk berbagi inovasi pemasaran daerah. Hal itu dilakukan untuk lebih memperkenalkan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, ke dunia internasional.

Anas tampil dalam rapat kerja yang digelar di Kantor Kemenlu di Jakarta, Jumat  (10/1/2020) malam. Selain para duta besar, acara dihadiri konsul jenderal, konsul, kuasa usaha tetap, dan kuasa usaha ad interim yang bertugas sebagai perwakilan Indonesia di berbagai negara di dunia.

“Terima kasih Ibu Menteri Luar Negeri, saya kira ini kolaborasi yang bagus dan kerja konkret Kemenlu. Daerah dipertemukan dengan para perwakilan Indonesia yang bertugas di berbagai belahan dunia. Ini akan ikut mengakselerasi ­kemajuan tourism, trade, dan investment daerah, kalau Banyuwangi ­khususnya tourism,” kata  Anas.

Dia tampil bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio serta Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya. Anas menerangkan bahwa Banyuwangi­ memiliki bentang alam yang luar biasa, terdiri atas pantai, gunung, dan lanskap yang menarik. Tradisi seni-budayanya juga sangat kuat.

Sebagai informasi, berbagai pesona destinasi alam dan seni budaya di kabupaten itu dioptimalkan dengan berbagai ajang yang terangkum dalam Banyuwangi Festival yang digelar rutin sejak 2011. Pada tahun ini, Banyuwangi bakal menghelat 123 atraksi wisata dalam Banyuwangi Festival, mulai wisata budaya, musik, wisata olahraga, pesona alam, kuliner, hingga kegiatan bernuansa sosial.

“Salah satunya pada Juni 2020 mendatang, Pantai Plengkung menjadi tuan rumah World Surf League atau liga selancar paling bergengsi dunia. Ini semacam grand slam-nya kalau di olahraga tenis. World Surf League ­merupakan tiga besar ajang olahraga yang memiliki social engagement tertinggi di seluruh dunia, bakal menjangkau 640 juta audiens di seluruh dunia,” ungkap Anas.

Oleh karena itu, untuk turut mempromosikan Banyuwangi yang memiliki pantai dengan ombak terbaik untuk berselancar, yaitu Pantai Plengkung, Anas meminta dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Kemenlu melalui para diplomat.

Dia menambahkan, untuk memudahkan akses bagi wisatawan, Banyuwangi terus berbenah melalui peningkatan infrastruktur dan amenitas. Selain menambah rute di Bandara Banyuwangi yang merupakan bandara hijau pertama di Indonesia, hotel-hotel berbintang terus tumbuh di daerah ujung timur Pulau Jawa itu. (UA/N-3)

BERITA TERKAIT