12 January 2020, 01:26 WIB

Telepon Presiden Ukraina, Presiden Iran Janjikan Keadilan


Ghani Nurcahyadi | Internasional

PRESIDEN Iran Hassan Rouhani berjanji untuk menghadirkan keadilan dalam insiden jatuhnya pesawat sipil Ukraina di wilayah Iran akibat insiden salah identifikasi ketika Iran menembkkan rudalnya ke wilayah pangkalan militer AS di Irak.

Pesan itu dikatakan Rouhani ketika berbincang dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky terkait kecelakaan pesawat yang menewaskan 176 orang penumpangnya itu.

"Semua orang yang terlibat dalam bencana ini akan dibawa ke pengadilan," kata Rouhani dalam pembicaraanya dengan Zelensky.

Rouhani juga memastikan bahwa kejadian itu merupakan bentuk ketidaksengajaan dari personel milier Iran. Ia juga telah meminta maaf secara langsung kepada Zelensky.

Baca juga : Maskapainya Ditembak Iran, Ukraina Tuntut Minta Maaf & Ganti Rugi

Di sisi lain, Zelensky mengatakan bahwa Iran telah setuju untuk merepatriasi 11 korban warga Ukraina paling lambat pada 19 Januari. Diplomat Ukraina juga telah mengeluarkan langkah-langkah yang harus ditempuh Iran untuk membaayar kompensasi atas kejadian tersebut.

"Iran setuju dengan Ukraina terhadap isu itu," kata pernyataan resmi Ukraina yang dilansir AFP.

Iran mengakui adanya kesalahan identifikasi pesawat musuh yang menyebabkan pesawat Ukraine International Airlines rute Teheran-Kyiev tertembak rudal dan jatuh menewaskan seluruh penumpang didalamnya.

Sebelumnya, Iran membantah bahwa pesawat yang jatuh hanya beberapa menit usai mengudara dari Bandara Internasional Imam khomeini itu jatuh karena ditembak rudal Iran. (AFP/OL-7)

BERITA TERKAIT