11 January 2020, 13:48 WIB

Longsor di Tasikmalaya Rusak Rumah dan Persawahan


Kristiadi | Nusantara

MI/Kristiadi
 MI/Kristiadi
Bangunan perpustakaan sekolah SMK Bina Bangsa Kabupaten Tasikmalaya roboh akibat hujan deras 

HUJAN deras membawa material longsor di Kabupaten Tasikmalaya menyebabkan beberapa tebing menimpa rumah. Longsor juga menimbun jalan hingga merusak areal persawahan yang berlokasi di lima perkampungan. Kejadian longsor pada Jumat (10/1) sekitar pukul 16.00 WIB. Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Wawan Ridwan Effendy mengatakan, hujan menyebabkan tebing longsor menimbun ruas jalan di Kampung Bakomgirang, Neglasari, Parakan Panjang, Desakolot, Babakanhaur, dan Legok Gintung, Desa Cikubang, Kecamatan Taraju.

"Longsoran menimbun jalan, persawahan dan rumah penduduk dengan panjang 8, 15 meter, lebar 6 meter dan ketebalan tanah 2 meter. Atas kejadian itu, mengakibatkan bangunan rumah milik Jono Mardianto 56, rusak sedang. Sedangkan rumah rusak ringan milik Ai Resti, 35, Titin, 43, Soleh, 58, dan Susi Sulawati, 31. Sedangkan areal persawahan di tujuh lokasi rusak berat," kata Wawan, Sabtu (11/1).

Hujan deras juga menyebabkan bangunan perpustakaan sekolah SMK Bina Bangsa di Kampung Singkup RT 04, Desa Barumekar, Kecamatan Parungponteng roboh pada pukul 02.00 dini hari.

baca juga: Bom Dalam Tas Meledak Lukai Seorang Warga Bengkulu

"Bangunan perpustakaan tidak kuat menahan curah hujan yang tinggi hingga menyebabkan roboh. Puing-puing bangunan telah dibersihkan oleh TNI, Polri, BPBD dan warga setempat," tambahnya.

Hujan juga memicu pergerakan tanah di Kecamatan Puspahiang dan Salawu. Sebanyak 40 unit rumah rusak dihantam longsor. (OL-3)

 

 

BERITA TERKAIT