11 January 2020, 08:02 WIB

Dua Bandara Baru di Jateng Dukung Percepatan Ekonomi


Despian Hidayat | Nusantara

MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi dijadwalkan har ini akan mengunjungi dua bandara baru di Jawa Tengah yang saat ini sedang dikembangkan oleh Kemenhub. Kedua bandara tersebut ialah Bandara Dewadaru di Karimunjawa, Jepara serta Bandara Ngloram Cepu, Blora.

"Dijadwalkan Menhub akan meninjau dua bandara tersebut pada hari ini," kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan, Hengki Angkasawan dilansir dari keterangan resmi, Sabtu (11/1).

Kemenhub membangun Bandara Dewadaru di Karimunjawa Jepara, Jateng agar mempermudah aksesibilitas dan meningkatkan kunjungan wisata. Bandara tersebut juga akan menjadi pintu gerbang menuju pulau yang menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) bersama Borobudur, Dieng, dan Sangiran.

Saat ini untuk menuju ke Pulau Karimunjawa, dapat diakses melalui pesawat udara dari Bandara Ahmad Yani Semarang dan kapal cepat atau kapal ferry dari Pelabuhan Jepara.

Bandara Dewadaru memiliki panjang runway atau landas pacu berukuran 1200 x 30 meter dan luas terminal hanya 220 meter persegi. Pada tahun 2020 akan diperpanjang menjadi 1600 m, dan akan dilakukan pembangunan terminal baru yang kapasitasnya lebih besar. Ditargetkan pengembangan bandara ini akan rampung pada 2021. Dan penerbangan tujuan Karimunjawa sangat terbatas. Dari Semarang hanya tersedia penerbangan Wings Air dengan jadwal penerbangan tiga kali seminggu, menggunakan pesawat ATR 72 dengan kapasitas 70 penumpang, dan penerbangan charter Airfast.

Sementara, Bandara Ngloram di Kabupaten Blora, Cepu, Jawa Tengah juga tengah dikembangkan Kemenhub untuk menjadi bandara komersial. Harapannya, jika bandara ini sudah dapat beroperasi akan memudahkan investor untuk berinvestasi di daerah Cepu, Blora dan Bojonegoro yang merupakan pusat kegiatan minyak.

baca juga: Flores Timur Awali Revolusi Pertanian Dengan Tanam Jagung

Pengembangan yang dilakukan yaitu perpanjangan runway dari semula 1.200 meter menjadi 1.600 meter. Dengan begitu, bandara tersebut bisa dilintasi oleh pesawat ATR 72. Ditargetkan pembangunan bandara yang ditujukan untuk komersial bisa selesai di akhir 2020. Total anggaran yang dikeluarkan Kemenhub untuk dua bandara ini sebesar Rp142 miliar. Rinciannya untuk Bandara Ngloram Rp122 Miliar dan Bandara Dewadaru Rp20 miliar. Kedua bandara ini didesain oleh arsitek-arsitek Indonesia melalui penyelenggaraan sayembara desain bandara yang diselenggarakan Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT