11 January 2020, 05:20 WIB

Yuki Kato: Belajar Jadi Komikus


Indrastuti | Weekend

Dok.MI/ATET DWI PRAMADIA
 Dok.MI/ATET DWI PRAMADIA
Yuki Kato

DEMI sebuah peran dalam film Nikah Yuk, artis Yuki Kato harus belajar untuk mampu sebagai komikus. Dia pun harus terlibat dalam workshop menggambar komik selama proses persiapan sebelum syuting film yang disutradarai Adhe Dharmastriya tersebut dimulai.

“Kita reading sampai sebelum syuting mulai H-1, ada workshop gambar. Terus di set adegan gambar. Pas nunggu syuting antara waktu take aku belajar lagi,” ujar Yuki saat ditemui dalam acara peluncuran poster dan trailer film Nikah Yuk di Jakarta.

Bagi gadis kelahiran 24 tahun silam itu, belajar menjadi komikus merupakan tantangan terberat selama persiapan film ini. Apalagi dia menyadari kemampuan menggambarnya biasa-biasa saja.

“Challenge belajar komik. Maksudnya belajar sketsa karena aku bisanya menggambar standar saja kayak gunung tengahnya matahari. Selama reading aku belajar menggambar komik,” kenangnya.

Tentang hasil dari upayanya belajar ilmu komik itu, Yuki hanya tertawa saja saat menjawabnya.

Film Nikah Yuk bercerita mengenai Arya (Marcell Darwin) yang diminta orangtuanya untuk segera menikah. Namun, Arya masih ingin fokus dengan kariernya. Akan tetapi, orangtua Arya tak kehabisan akal dan mulai merencanakan berbagai ide gila yang tak mungkin ditolak Arya.

Hingga suatu hari Arya bertemu dengan Lia (Yuki Kato), seorang komikus yang membawa kehidupannya ke babak baru.

Film bergenre komedi-romantis yang rencanannya tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 6 Februari, ini, mengambil latar tempat di Jepang dan Indonesia.

Menurut sang sutradara, film yang memadukan budaya Indonesia dan Jepang ini menceritakan kehidupan sehari-hari yang tanpa disadari jodoh itu datang dengan sendirinya.

Keinginan khusus

Memasuki 2020, gadis kelahiran Kota Malang, Jawa Timur, itu, juga punya hasrat untuk bisa mengendarai sepeda motor. Dia mengaku selama ini merasa takut bila hendak mengendarai motor sendiri.

“Pengin banget bisa naik motor. Gue bakal belajar naik motor sih. Soalnya gue enggak bisa naik motor dan hidup hanya sekali,” kata Yuki.

Yuki yang sebelumnya juga membintangi film Wedding Operation itu mengaku sebenarnya ia tidak pernah memiliki resolusi sebab dia tidak ingin target tersebut malah membuatnya terbebani.

“Jujur aku enggak pernah punya resolusi, terus kalau nanti tidak tercapai jadi stres, terus jadi enggak bersyukur,” ujarnya.

Ke depannya, Yuki pun berkeinginan fokus pada dunia presenter atau pembawa acara. Dia merasa kemampuannya dalam memandu sebuah program televisi masih kurang. Oleh karenanya, dia ingin lebih banyak belajar.

“Kayaknya di bidang presenting, aku lebih i­ngin coba digodok lagi, karena sebenarnya tahun ini aku lebih ke dunia hosting ya, dikejar itu sih lebih ke pengalaman,” tutupnya. (Ant/H-1)

BERITA TERKAIT