10 January 2020, 14:45 WIB

Peran SDM Nahdliyin Harus Aktif Jaga Persatuan dan Toleransi


mediandonesia.com | Humaniora

Istimewa
 Istimewa
Forum Group Discusion (FGD) dan Silaturahmi Pengurus dengan tema 'Pemberdayaan SDM  untuk Tranformasi Sosial Politik dan Ekonomi Nahdliyin'

LEMBAGA Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam)  Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Timur (Jaktim) menggelar Forum Group Discusion (FGD) dan Silaturahmi Pengurus dengan mengusung tema 'Pemberdayaan SDM  untuk Tranformasi Sosial Politik dan Ekonomi Nahdliyin' di Gedung Pimpinan Wilayah NU DKI Jakarta, Jumat (10/1).

Dalam FGD ini, Lakpesdam Jaktim mengingatkan pentingnya peran pemberdayaan sumber daya manusia bagi kalangan Nahdliyin agar bisa terus terlibat aktif menjaga persatuan dan nilai-nilai toleransi di tengah arus deras perubahan sosial dengan kompleksitas permasalahan yang muncul.
 
“Di tengah perubahan sosial yang begitu cepat, NU tetap berkomitmen dan terlibat aktif menjaga persatuan, kerukunan, dan nilai-nilai toleransi mengedepankan terjaganya harkat dan martabat bangsa,” kata Ketua Lakpesdam Pimpinan Cabang (PC) NU Jakarta Timur, Dr.Samsudin M.Pd saat menjadi pembicara FGD.

Menurut Samsudin, Lakpesdam harus bisa terus hadir di tengah masyarakat dengan melakukan pembenahan tata organisasi internal, sekaligus melaksanakan Program kegiatan yang menyentuh dan efektif sebagai manifestasi dari tranformasi kaum Nahdliyin.

"Lakpesdam merupakan perangkat PC NU Jakarta Timur yang berfungsi sebagai lembaga kajian isu-isu strategis dan pemberdayaan manusia untuk turut melakukan solusi terhadap masalah sosial masyarakat, khusus nya di Jakarta Timur," tutur Samsudin.

Masalah sosial masyarakat, kata Samsudin, menjadi perhatian dalam FGD ini karena sangat berpengaruh sebagai sesuatu yang tidak diinginkan bahkan sebagai ancaman terhadap nilai-nilai dasar masyarakat.

"Sehingga memerlukan tindakan kelompok untuk menyelesaikannya.Masalah sosial berbeda dengan masalah-masalah lain karena hubungannya yang erat dengan institusi dan norma," paparya. 

Ketua Dewan Masjid Indonesia DKI Jakarta, Drs. Ma’mun Al Ayyubi  yang juga menjadi pembicara dalam FGD ini mengatakan, secara historis NU merupakan ormas Islam yang mengawal Kemerdekaan RI. "Sehingga warga NU memberikan tauladan mengisi pembangunan Indonesia dengan damai, dengan nilai NKRI dan jiwa Pancasila." (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT