10 January 2020, 19:28 WIB

Pidato di Rakernas PDIP, Jokowi: Indonesia Harus Berdaulat


Dhika kusuma winata | Politik dan Hukum

MI/Irfan
 MI/Irfan
Rakernas PDIP

PRESIDEN Joko Widodo mengingatkan agar bangsa ini bisa menegakkan kedaulatan di berbagai bidang. Kedaulatan harus dikukuhkan agar negara ini bisa mandiri dan terbebas dari tekanan negara lain dalam menentukan arah perjalanan bangsa mencapai kemakmuran.

Hal itu ditegaskan Presiden Jokowi dalam pidatonya pada Rakernas I sekaligus perayaan HUT ke-47 PDIP di Gedung JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (10/1).

"Seperti yang dikatakan Bung Karno dalam Trisaktinya, kita harus berdikari di bidang ekonomi sehingga tidak mudah ditekan siapapun, negara manapun. Kita harus berdaulat secara politik. Kita memiliki semua yang bisa kita olah sendiri. Begitu juga dalam berkepribadian dan berkebudayaan," ucapnya.

Jokowi menekankan pentingnya perubahan besar di bidang ekonomi agar Indonesia menjadi negara yang mandiri. Sumber daya alam Indonesia yang melimpah perlu dimanfaatkan dengan nilai tambah.

Dalam kaitan itu, presiden menyinggung masih gencarnya Indonesia untuk mengkespor bahan mentah. Padahal, jika diolah menjadi produk bernilai tambah, bahan mentah yang didapat dari alam Indonesia bisa memakmurkan dan terhindar dari tekanan global yang tidak menentu.

Kecenderungan itu, ujar presiden, juga turut menyumbang defisit neraca perdagangan selama berpuluh tahun. Karena itu, presiden mengimbuhkan, pemerintah kini sedang berusaha mengubah kebiasaan ekspor bahan mentah menjadi ekspor barang setengah jadi atau barang jadi. Sehingga, Indonesia tak lagi dimainkan oleh pasar global.

"Jangan lagi kita mengekspor CPO (minyak sawit) terus-terusan. Harus mulai kita ubah kepada barang setengah jadi atau barang jadi. Karena kalau tidak kita selalu dimainkan pasar. Uni Eropa misalnya memunculkan isu (sawit) tidak ramah lingkungan. Ini hanya perang bisnis antarnegara tapi dipakai alasan terus," tukas Jokowi.

Rakernas PDIP perdana itu dibuka oleh Ketua Umun Megawati Soekarno Putri, Presiden Jokowi, dan Wapres Ma'ruf Amin. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto juga hadir. Ketua partai yang hadir antara lain Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketum Hanura Oesman Sapta Odang.

Turut hadir Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Wiranto, Menko Polhukam Mahfud Md, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Menko PMK Muhadjir Effendy,

Kemudian, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menkominfo Johnny G Plate, dan Menkes Terawan.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga mengucapkan hari jadi ke-47 PDIP.

"PDIP telah memasuki fase transformasi, sebagai partai massa yang sangat solid, berideologi Pancasila dan juga sebagai partai pelopor. Pada kesempatan yang berbahagia ini saya ucapkan dirgahayu dan selamat ulang tahun ke-47. Merdeka...merdeka...merdeka." (OL-11)

BERITA TERKAIT