10 January 2020, 13:20 WIB

Pemkab Karimun Mulai Terapkan e-Budgeting


Hendri Kremer | Nusantara

Antara
 Antara
Pemkab Karimun menerapkan e-Budgeting dan e-Planning dalam mengelola anggaran pembangunan mulai tahun ini. 

PEMKAB Karimun, Kepri sepenuhnya akan menerapkan e-Budgeting pada tahun anggaran 2020 melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Sesuai Peraturan Kementerian Dalam Negeri Nomor 86 tahun 2018, setiap perencanaan dan penganggaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus sinkron. Kebijakan ini harus sudah dilakukan pada tahun anggaran 2020 ini agar kerja OPD transparansi  dan menghindari tindak korupsi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karimun, HM Firmansyah mengatakan, pihaknya saat ini sudah menerapkan e-Planning dan tinggal menyingkronkan dengan e-Budgeting.

"Kita latih SDM OPD untuk menginput perencanaan e-Planning yang terintigrasi dengan Sistem Administrasi Daerah (Simda) keuangan (e-Budgeting) di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)," kata Firmansyah, Jumat (10/1).

Dia melanjutkan, e-Planning dan e-Budgeting harus dilakukan agar kerja OPD lebih efektif dan efisien. Sebab, sebelum menggunakan aplikasi ini, perencanaan dan penganggaran dilakukan dua kali baik ke Baperlitbang maupun BPKAD. Pada Januari 2020 akan terintegrasi.

"Misalkan OPD membuat perencanaan menganggarkan pembelian ATK (Alat Tulis Kantor), itu sudah ada satuan standar biayanya di e-Budgeting. Sehingga lebih transparasi dan tidak ada tindak korupsi. Selain itu efisien dan efektivitas kegiatan di Baperlitbang," katanya.

Dengan Simda ini, perencanaan (e-Planning) OPD akan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Bupati dan Wakil Bupati Karimun 2018-2023.

"Dengan e-Budgeting gubernur enggak perlu sering ketemu karena dengan data ini sudah dapat. Apa saja yang mau diketahui, diketahui saat itu juga," paparnya.

Dengan dimulainya SPBE ini, ia meminta jajarannya untuk meningkatkan pelayanan.  Ia berharap jika SPBE sudah diterapkan sepenuhnya maka akan berujung pada penyerapan anggaran yang lebih tinggi dan menghasilkan stimulus ekonomi.

baca juga: Walikota Solo Pilih Tangani Bencana Daripada Hadiri Rakernas PDIP

Sebelumnya, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan saat ini Pemkab Karimun sudah menerapkan sistem e-Planning sesuai arahan Kemendagri. Aunur Rafiq mengatakan, sistem e-Planning yang sudah diterapkan oleh Pemkab Karimun disinkronkan dengan sistem Kemendagri. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT