10 January 2020, 11:23 WIB

Korban Longsor di Manggarai Timur Terima Bantuan


Palce Amalo | Nusantara

MI/John Lewar
 MI/John Lewar
Korban longsor dan angin kencang mendapat bantuan dari BPBD Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur 

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur menyerahkan bantuan logistik  darurat kepada korban longsor dan puting beliung di daerah itu, Jumat (10/1). Logistik diserahkan kepada korban bencana di dua desa yakni Satar Kampas dan Satar Padat, Kecamatan Lambada Leda

Kepala BPBD Manggarai Timur Anton Dargon mengatakan puting beliung menerjang dua desa itu pada 4 Januari lalu mengakibatkan puluhan rumah rusak. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Sedangkan warga yang rumahnya rusak mulai diperbaiki dibantu pemerintah desa dan warga setempat. Selain rumah penduduk, SMA Negeri 5 Borong juga mengalami kerusakan pada bagian atap ruang guru dan laboratorium. Ruang kelas SMP Negeri 9 Kota Komba juga mengalami kerusakan. Adapun musibah tanah longsor merusak ruas jalan dan saluran irigasi, antara lain Saluran Irigasi Wae Laing di Kecamatan Lamba Leda, dan Saluran Irigasi Buntal di Desa Golo Lijun, Kecamatan Elar.

Menurut Anton Dargon, pihaknya masih melakukan pendataan kerusakan yang ditimbulkan bencana di beberapa wilayah di Manggarai Timur.

"Data kerusakan fasilitas umum masih data sementara," ujarnya, Jumat (10/1).

baca juga: KPK Harus Tuntaskan Kasus-Kasus Lama

Sementara itu, BMKG melaporkan kecepatan angin di sebagian wilayah NTT berkurang dari sebelumnya 40 kilometer per jam menjadi 30 kilometer per jam. Namun, masyarakat diingatkan tetap mewaspadai potensi gelombang tinggi di perairan, serta hujan lebat disertai petir yang melanda sejumalah wilayah di Kabupaten Nagekeo, Sikka, dan Ende. Adapun kecepatan angin di tiga kabupaten tersebut mencapai 40 kilometer per jam. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT