09 January 2020, 21:25 WIB

Sedih Gagal Menyelamatkan Lansia dari Terjangan Banjir


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

 MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI.
  MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI.
BANJIR DI PERUMAHAN CILEDUK INDAH

DIREKTUR Eksekutif Turun Tangan, Raka Pramudito, menceritakan pengalamannya saat membantu korban banjir di Jakarta. Dia merasa sedih lantaran tidak bisa menolong wanita lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di Perumahan Ciledug Indah I, Tangerang.

"Pada saat itu air sudah sedada lebih atau 2 meter. Waktu itu kami berhenti melanjutkan bantuan di daerah Ciledug Indah I. Naasnya, kami baru tahu ada seorang nenek, sendirian kedinginan hingga dia meninggal. Kami merasa nyesak sekali tidak bisa menolong," tutur Raka saat melakukan diskusi mengenai penanganan banjir di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (9/1).

Sejak hari pertama, pihaknya sudah membantu para korban banjir. Menurut Raka, para korban tidak terlalu membutuhkan baju-baju dari sumbangan. Pada malam pertama saat hujan deras, para korban banjir lebih membutuhkan lilin karena listrik yang dimatikan.

"Mereka ternyata butuh penerangan. Mereka lebih banyak memilih di rumah. Disaat itu kami membantu door to door. Karena kalau memanggil medis terlalu lama," kata Raka.


Baca juga: PSMTI Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Jakarta


Ia menambahkan, "Saran saja kepada anggota dewan bahwa untuk penanganan medis bisa dipermudah. Mereka saat datang ke posko, masa dimintain nomor KTP-nya, nomor KK-nya. Yah mana kepikiran sama para korban. Birokrasinya lama," tutur Raka.

Berdasarkan data BNPB per Selasa, (7/1/2020), jumlah korban banjir dan longsor di wilayah Jabodetabek dan Lebak mencapai 155.190 kepala keluarga atau 511.471 jiwa. Kemudian, korban meninggal dunia sebanyak 67 jiwa, dan korban hilang 1 orang.

Akibat hujan deras sejak 31 Desember 2019 malam hingga 1 Januari 2020 pagi, menyebabkan banjir di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat memang masih ada di Jakarta, terutama pada periode 9-12 Januari 2020. (OL-1)

BERITA TERKAIT