09 January 2020, 14:17 WIB

Banjir Meluas di Gresik, Transportasi Antar Kecamatan Lumpuh


Faishol Taselan | Nusantara

BANJIR luapan kali Lamong yang melanda wilayah Kabupaten Gresik semakin meluas. Arus transportas dari Kecamatan Morowudi arah Kecamatan Balongpanggang, Gresik lumpuh. Sebelumnya banjir di awal tahun baru sempat surut. Namun ternyata kini banjir datang dengan debit air lebih besar. sehingga ratusan rumah di Desa Iker Iker Cerme tergenang. Ketingian air yang melanda Desa Iker Iker mencapai 80 centimeter, sehingga warga sempat terisolasi.
      
Dari pantauan Media Indonesia yang ikut rombongan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi Jalan Raya Morowudi yang menghubungkan Cerme dengan Benjeng juga lumpuh total tak bisa dilewati kendaraan. Ketinggina air mencapai 70 centimeter. Banyak pengendara yang mencoba menebos banjir teraksa mogok.  Sepanjang 2 kilometer, jalan tersebut tergenang banjir luapan kali Lamong.

Menurut Hardi warga Morowudi, keseriusan pemerintah sangat ditunggu warga. Sebab setiap tahunnya kawasan tersebut terkena banjir dampak luapan kali Lamong. Pengerukan Kali Lamong dianggap tidak efektif. Satu-satunya cara mengatasi banjir akibat luapan Kali Lamong hanya dibuatkan tanggul.

"Tidak efektif. Kalau dikeruk, lima tahun lagi, sedimnetasinya tebal lagi. Paling efektif hanya dibuatikan tanggul di hulu Kali Lamong,"   ungkap Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau daerah terdampak banjir luapan Kali Lamong, Kamis (9/1).

Proses sedimentasi (pendangkalan) Kali Lamong relatif sangat cepat. Sehingga harus dikeruk lagi dalam jangka waktu tertentu. Padahal area yang harus dikeruk di Kali Lamong juga lumayan panjang.

Karena itulah, lanjut dia, pembuatan tanggul Kali Lamong telah dikomunikasikan dengan Menteri  PUPR dan Pemkab Gresik. Bahkan, Perpres No. 80/2019 pembangunan tanggul Kali Lamong masuk skala prioritas.

baca juga: Dampak Banjir Brebes, Puluhan Rumah Rusak

"Pembangunan tanggul dianggarkan Rp 1,1 triliun pada APBN. Tapi, kami juga akan tetap membutuhkan feasibility study (FS) terupdate untuk mengetahui terkait luasan  pembangunan tanggul," rincinya.(OL-3)

 

BERITA TERKAIT