09 January 2020, 13:34 WIB

Menperin Tegaskan Investasi Tiongkok tidak Terpengaruh Natuna


Antara | Ekonomi

 ANTARA/Nova Wahyudi
  ANTARA/Nova Wahyudi
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita 

MENTERI Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan masalah yang terjadi di Natuna antara Indonesia dan Tiongkok tidak mempengaruhi investasi 'Negeri Tirai Bambu' itu di Tanah Air.

"Jadi, saya kok tidak melihat komunitas industri yang ada di Tiongkok akan terpengaruh oleh urusan yang terjadi di Natuna," kata Menperin di Jakarta, Kamis (9/1).

Menurut Agus, Indonesia tetap menjadi tujuan investasi yang menarik bagi negara lain, mengingat situasi ekonomi yang relatif baik.

Bahkan, lanjut dia, negara di kawasan Asia Timur sudah merumuskan kebijakan yang disebut new south policy, dengan negara-negara itu mulai melirik tujuan investasi ke selatan.

"Jadi, mereka melihat ke selatan, yaitu kawasan ASEAN. Nah, di ASEAN itu yang paling bagus ya Indonesia," tegas Agus.

Baca juga: Tiga Pesawat F-16 Berpatroli di Laut Natuna Utara

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri melayangkan nota protes terkait pelanggaran Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) oleh penjaga pantai Tiongkok di perairan Natuna.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan wilayah ZEE Indonesia sudah ditetapkan oleh hukum internasional yaitu melalui berdasarkan Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS).

"Tiongkok merupakan salah satu party dari UNCLOS 1982. Oleh karena itu, merupakan kewajiban Tiongkok menghormati implementasi dari UNCLOS 1982," katanya.

Indonesia, lanjut dia, tidak pernah akan mengakui nine dash-line, klaim sepihak yang dilakukan Tiongkok yang tidak memiliki alasan hukum yang diakui hukum internasional terutama UNCLOS 1982. (OL-2)

BERITA TERKAIT