09 January 2020, 12:30 WIB

Tiga Kandidat Bersaing di Pilpres Taiwan


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

AFP/Sam Yeh
 AFP/Sam Yeh
Pendukung kandidat presiden petahana Taiwan Tsai Ing-wen mengibarkan bendera dalam kampanye di Stadion Xinzhuang, New Taipei City.

TAIWAN akan mengadakan pemilihan umum presiden, wakil presiden, dan legislator ke-10 pada 11 Januari mendatang.

Sejak 1996, presiden dan wakil presiden Taiwan telah dipilih langsung oleh rakyat, sepenuhnya melaksanakan demokrasi rakyat yang berdaulat.

"Taiwan telah membuktikan kepada dunia melalui pemilihan ini bahwa Taiwan sama sekali bukan bagian dari Republik Rakyat Tiongkok dan Taiwan tidak akan pernah menerima apa yang Tiongkok sebut sebagai satu negara, dua sistem," ujar sebuah keterangan yang disampaikan Kantor Dagang dan Ekonomi Taiwan (TETO) di Jakarta yang dikutip, Kamis (9/1).

TETO mengatakan pemilu mendatang telah menarik perhatian luas dari media internasional. Sekitar 150 wartawan dari 100 media asing akan berkunjung ke Taiwan untuk wawancara.

Selain itu, 60 wartawan media asing yang telah ditempatkan di pulau itu juga akan melaporkan pemilu secara mendalam.

Ada tiga kelompok kandidat yang berpartisipasi dalam pemilihan presiden, yaitu petahana Presiden Tsai Ing-wen dan Lai Ching-te dari Democratic Progressive Party (DPP), Han Kuo-yu dan Chang San-cheng mewakili Kuomintang (KMT), dan James Soong dan Sandra Yu mewakili People First Party.

Sementara dalam pemilihan legislatif, total 647 kandidat bersaing memperebutkan 113 kursi legislator.

Baca juga: Tiongkok Ingin Selesaikan Masalah Natuna Secara Diplomatis

Di lain hal, saat ini, lebih dari 300 ribu orang Indonesia bekerja, belajar dan tinggal di Taiwan. Mereka dapat mengamati pelaksanaan sistem demokrasi Taiwan dan merasakan suasana pemilihan yang semarak.

"Oleh karena Taiwan dan Indonesia juga menerapkan sistem demokrasi yang sama, dan hubungan antara kedua negara telah terjalin dengan erat dan tidak dapat dipisahkan, tidak peduli apapun hasil dari pemilihan presiden ini, dapat dipastikan bahwa hubungan persahabatan antara Taiwan dan Indonesia akan tetap berlanjut, dan kerja sama antara kedua negara akan semakin erat," tandas TETO. (OL-2)

BERITA TERKAIT