09 January 2020, 11:30 WIB

Kanada Ingin Selidiki Jatuhnya Pesawat Ukraina di Iran


Antara | Internasional

AFP/ROHHOLLAH VADATI / ISNA
 AFP/ROHHOLLAH VADATI / ISNA
 Sekelompok orang berdiri di dekat reruntuhan pesawat Ukraine International Airlines yang jatuh di Iran.

KANADA mengharapkan untuk bisa memainkan peran lebih besar dalam penyelidikan kecelakaan pesawat di Iran yang menewaskan 63 warga Kanada, meskipun kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik, kata Perdana Menteri Justin Trudeau, Rabu (9/1).

Trudeau mengatakan 138 dari 176 orang di dalam Boeing 737 Ukraine International Airlines dari Teheran menuju Kiev memiliki hubungan dengan Kanada. Semua penumpang meninggal ketika pesawat jatuh tak lama setelah lepas landas.

Baca juga: Iran Tegaskan Hormati Kedaulatan Irak

Kanada memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran pada 2012. Trudeau mengatakan, Menteri Luar Negeri Kanada Francois-Philippe Champagne akan menghubungi timpalannya dari Iran Mohammad Javad Zarif Rabu malam untuk menggarisbawahi perlunya penyelidikan yang tepat atas kecelakaan itu.

"Kanada adalah salah satu dari segelintir negara dengan tingkat keahlian tinggi dalam hal kecelakaan semacam ini dan oleh karena itu kami memiliki banyak kontribusi," kata Trudeau.

"Saya yakin bahwa keterlibatan kami baik melalui sekutu kami maupun secara langsung, kami akan memastikan bahwa kami dapat memberi sumbangsih penting dalam penyelidikan ini," katanya dalam konferensi pers di Ottawa.

Sementara itu, Italia yang biasanya bertindak sebagai penghubung untuk komunikasi antara Kanada dan Iran, dan duta besar Ukraina mengatakan kepada Canadian Broadcasting Corp bahwa pemerintahnya juga bersedia membantu.

Bencana itu menandai salah satu kehilangan terbesar Kanada dalam satu hari dalam beberapa tahun terakhir. Trudeau tidak mau mengomentari kemungkinan penyebab tragedi itu.

"Jelas ingin sangat, sangat awal dalam penyelidikan. Berbahaya untuk berspekulasi tentang kemungkinan penyebabnya," katanya.

Sebagian besar korban berasal dari komunitas Iran di Kanada. Di antara yang tewas adalah pasangan pengantin baru yang melakukan perjalanan ke Iran untuk menikah serta dua profesor di Universitas Alberta.

Baca juga: Trump Kendurkan Ancaman Perang Melawan Iran

"Kehilangan yang tidak terlukiskan dan ini adalah tragedi yang memilukan. Meskipun tidak ada kata-kata yang akan menghapus rasa sakit anda, saya ingin Anda tahu bahwa seluruh negara bersama kalian. Kami berbagi kesedihan," kata Trudeau kepada mereka yang terkena dampak kecelakaan itu.

Trudeau mengatakan dia telah berbicara dengan sejumlah pemimpin dunia termasuk Presiden AS Donald Trump, yang menyatakan belasungkawa. (Ant/OL-6)

BERITA TERKAIT