09 January 2020, 06:10 WIB

Dealer Perbaiki Sepeda Motor Terdampak Banjir


(*/S-3) | Otomotif

MI/ADAM DWI
 MI/ADAM DWI
Sepeda Motor Terdampak Banjir

BANJIR besar melanda Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan beberapa wilayah lain pada hari pertama Tahun Baru. Musibah tersebut menimbulkan korban jiwa dan benda, tak terkecuali sepeda motor.

Terkait dengan hal itu, Ketua Bidang Komersial Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI) Sigit Kumala, menyatakan sejauh ini pihaknya belum memiliki data jumlah sepeda motor yang terdampak banjir besar lalu. "Belum ada datanya, sedang kami data dari tiap-tiap merek," ujar Sigit saat dihubungi, kemarin.

Menurutnya, pendataan itu pun hanya untuk wilayah Jabodetabek dan yang melakukan perbaikan ke bengkel resmi. Pihaknya akan terus melakukan pendataan sampai akhir bulan ini.

Meskipun begitu, sejumlah dealer punya data sementara perbaikan sepeda motor hingga kemarin. PT Wahana Makmur Sejati (WMS) sebagai main dealer sepeda motor dan suku cadang Honda untuk wilayah Jakarta-Tangerang mencatat terdapat 697 unit terdampak banjir yang diservis. "Yang paling banyak terdampak, yaitu skutik," ungkap Group Head of Corporate Communication Wahana Artha Group, Evi Haryadi.

Senior Corporate Communication WMS Ali Amrisyam menambahkan sepeda motor yang paling banyak diservis berlokasi di Jakarta Timur dengan 51 unit dan Kota Tangerang 55 unit. "Intinya AHASS Siaga kami tetap siaga, bahkan siap sampai sekitar Februari dan Maret 2020," tukas Ali.

Di tempat lain, hadir PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku main dealer sepeda motor dan suku cadang Honda wilayah Jawa Barat. Corporate Communication DAM Indra Gunawan menerangkan sampai sekarang pihaknya memberikan layanan servis bagi 435 sepeda motor terdampak banjir. "Unit itu tersebar di wilayah Cikarang, Bekasi, dan Bogor. Yang dominan merupakan skutik Beat dan Vario," ucap Indra.

Umumnya, kerusakan yang dialami sepeda motor itu, seperti oli, filter udara, dan air radiator yang terkontaminasi banjir. Komponen lain pun harus diperiksa agar mesin bersih dari kotoran sehingga saat jalan tidak terjadi keausan.

Kelistrikan, lanjutnya, juga dipastikan tidak terkena air agar tidak korsleting. Untuk bagian rangka mesti kering agar tidak terjadi karat dan dilakukan pelumasan.

Namun, PT Piaggio Indonesia sebagai produsen Vespa dan Piaggio masih memantau jumlah unit yang dilakukan perbaikan, kerusakan yang mendera kendaraan, serta kisaran biaya servis. "Kalau untuk jumlahnya yang sudah diservis, belum ada data pasti yang masuk ke kami. Kebetulan program ini juga belum lama kami luncurkan," ucapnya.

Secara umum, semua perusahaan itu membuka posko siaga banjir di sejumlah titik. Mereka biasanya juga menawarkan berbagai layanan gratis atau diskon untuk servis dan ganti oli. (*/S-3)

BERITA TERKAIT