09 January 2020, 06:00 WIB

Segerakan Cek Kendaraan Cegah Kerusakan Parah


Cri Qanon Ria Dewi | Otomotif

ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA
 ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA
LAYANAN PERBAIKAN MOBIL KORBAN BANJIR

Konsumen diminta tidak menyalakan mesin kendaraan yang terendam banjir dan segera menghubungi bengkel untuk mencegah kerusakan lebih parah.

BENCANA banjir yang menimpa sejumlah kawasan di Jakarta dan sekitarnya telah menimbulkan korban jiwa dan materi. Kerugian materi tidak hanya isi rumah atau bangunan rusak, tetapi juga ribuan kendaraan turut terendam.

Sejak 2 Januari hingga kini ribuan mobil harus mengantre di bengkel untuk perbaikan. Bahkan, sejumlah bengkel terpaksa menolak karena ruang untuk menampung kendaraan sudah sesak.

Public Relation Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Dimas Aska mengakui jumlah kendaraan Toyota yang terendam banjir pada awal Januari lalu mencapai sekitar 1.000 unit.

"Dari 103 outlet Toyota di Jabodetabek, yang memiliki bengkel 87. Semua bengkel tersebut harusnya support menangani kendaraan yang terendam banjir," ujar Dimas ketika dihubungi, kemarin.

Menurut dia, bila pun ada kendaraan Toyota yang tidak tertampung di bengkel, pihaknya bisa mengirim tim THS (Toyota Home Service) untuk mengecek kendaraan demi mencegah kerusakan. "Karena kalau kendaraan terendam banjir didiamkan, bisa merusak spare part atau yang lain. Untuk itu, kami bisa kirim tim THS," ujarnya.

Di sisi lain, Assistant Manager Public Relation Department PT Honda Prospect Motor (HPM) Yulian Karfili mengutarakan hingga kemarin sekitar 740 mobil konsumen Honda yang masuk ke bengkel akibat terdampak banjir.

"Secara bertahap semua mobil itu sedang proses penanganan oleh dealer. Semua bengkel di Jakarta, yaitu sebanyak 50 bengkel tersedia untuk menangani mobil yang terdampak banjir," kata Arfi, sapaan akrab Yulian.

Arfi mengingatkan agar konsumen tidak menyalakan mesin kendaraan yang terendam banjir dan segera menghubungi bengkel Honda untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.

Berikan diskon

Terkait dengan program untuk kendaraan korban banjir, agen pemegang merek (APM) mobil ramai-ramai menggelar program khusus. Dimas Aska mengutarakan Toyota memutuskan memprioritaskan penyaluran spare part untuk bengkel-bengkel di Jabodetabek.

Selain itu, Toyota juga memberikan diskon biaya jasa maintenance perbaikan kendaraan sebesar 30% dan spare part 10%. Soal biaya perbaikan, semua bergantung pada kondisi kendaraan.

Aftersales Division Head Auto2000 Ricky Martawijaya menambahkan Toyota melalui Auto 2000 juga menggelontorkan program spesial mulai 6 Januari-29 Februari 2020, yakni diskon jasa 30% dan diskon spare part atau onderdil 10% untuk kendaraan korban banjir.

Sementara itu, Honda, menurut Arfi, menyiapkan paket jasa perbaikan kendaraan dengan harga khusus, mulai Rp2,4 juta hingga Rp5,6 juta per unit. Harga paket tersebut belum termasuk bila ada kerusakan pada spare part kendaraan.

APM lainnya, Daihatsu, melalui program Daihatsu Peduli Banjir, mulai 2 Januari hingga 29 Februari 2020, menggratiskan pemeriksaan kendaraan khusus bagi mobil pelanggan yang terdampak banjir plus diskon 15% untuk layanan jasa, spare part, dan oli serta diskon 20% untuk pembersihan kabin mobil dan salon mobil.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), kata Head of PR & CSR MMKSI Aditya Wardani, memberikan layanan 24 hours emergency services (HES) Mitsubishi Motors bagi konsumen yang kendaraannya terdampak banjir. "Konsumen hanya menghubungi call center kami 0804-1-300-300 (bebas pulsa) 24 jam," ujar Aditya.

Suzuki juga tak mau ketinggalan dengan menawarkan towing gratis di wilayah Jabodetabek untuk dibawa ke bengkel resmi terdekat hingga 15 Januari 2020 melalui Halo Suzuki di nomor 0800-1100-800. (Cdx/S-5)

BERITA TERKAIT