08 January 2020, 22:35 WIB

PKS Tepis Rencana Pembentukan Pansus Banjir


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

Antara
 Antara
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) meninjau titik banjir 

PARTAI Keadilan Sejahtera (PKS) menanggapi dingin soal rencana Fraksi Partai Golkar yang mengajukan pembentukan panitia khusus (pansus) untuk menyelidiki bencana banjir Jakarta.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS Abdurrahman Suhaimi menyebut tidak perlu membuat gaduh dengan pansus.

Banjir kali ini bukan hanya terjadi di Jakarta melainkan terjadi di seluruh wilayah Indonesia dan Bodetabek serta Lebak.

"Buat apa? Yang banjir kan bukan Jakarta saja. Kalau Jakarta ada pansus berarti daerah lain juga harus bikin pansus dong," kata Suhaimi saat di Balai Kota, Jakarta, Rabu (8/1).

Suhaimi menegaskan penanganan banjir di Jakarta sudah cukup baik. Hal itu ditandai dengan banjir yang lebih cepat surut dibanding wilayah lain.

Di samping itu, ia meminta agar semua pihak menahan diri. Berbagai pihak sebaiknya membantu Pemprov DKI menangani korban serta masyarakat yang terdampak banjir.

"Sekarang seharusnya semua orang itu menyatukan semangat untuk fokus pada penanganan. Karena musim hujan ini kan baru awalnya saja. Ke depan itu masih ada. Kita harusnya bersatu membantu," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco menyebut sudah berdiskusi dengan fraksi lainnya untuk mengajukan pansus bencana banjir. Ia menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan gagal mencegah banjir sehingga pada tahun baru banjir sangat meluas hingga menimbulkan korban jiwa serta melumpuhkan transportasi. (OL-8)

BERITA TERKAIT