08 January 2020, 20:06 WIB

Danone-Aqua Raih 2 Penghargaan PROPER Emas dan 8 PROPER Hijau


Ghani Nurcahyadi | Humaniora

Dok. Danone-Aqua
 Dok. Danone-Aqua
Penghargaan PROPER untuk Danone-Aqua

DUA pabrik Danone-Aqua kembali menerima dua Anugerah Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) kategori Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (KLHK).

Untuk periode 2018-2019 ini, Anugerah PROPER Emas di raih oleh Pabrik Aqua Mambal, Bali dan Pabrik Aqua Klaten, Jawa Tengah. Anugerah PROPER Emas tersebut diserahkan Waklil Presiden Ma'ruf Amin kepada perwakilan kedua pabrik Aqua tersebut di Istana Wapres, Rabu (8/1).

Selain kategori Emas, pada kesempatan yang sama, delapan Pabrik AQUA lainnya juga menerima Anugerah PROPER Hijau yang diserahkan langsung oleh Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar.

Kedelapan pabrik itu ialah Pabrik AQUA Mekarsari, Pabrik AQUA Babakanpari, Pabrik AQUA Subang, Pabrik AQUA Cianjur, Pabrik AQUA Ciherang, Pabrik AQUA Wonosobo, Pabrik AQUA Pandaan, dan Pabrik AQUA Airmadidi.

Direktur Water Resources Nature and Process Technology (WRNPT) Danone-Aqua Muhammad Azwar menjelaskan, penilaian PROPER diukur dari penerapan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan dalam proses produksi dan jasa, penerapan sistem manajemen lingkungan, 3R (Reduce, Reuse, Recycle), efisiensi energi, konservasi sumber daya dan pelaksanaan bisnis yang beretika serta bertanggung jawab terhadap masyarakat melalui program pengembangan masyarakat.

Baca juga : Menteri LHK: Tingkat Ketaatan Perusahaan pada Peraturan Capai 85%

"Hal tersebut selaras dengan Visi Danone yaitu One Planet One Health, dimana kami percaya bahwa kesehatan planet kita memiliki keterkaitan erat dengan kesehatan masyarakat”, jelas Azwar dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/1)

Sebagai contoh, Pabrik Aqua Klaten mengembangkan Pusur Institute sebagai kelembagaan pengelola lingkungan yang terintegrasi untuk Sub Daerah Aliran Sungai Pusur.

Lembaga itu melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk menjaga Sungai Pusur Lestari. Program yang dikembangkan mulai dari konservasi di hulu, pengelolaan sampah di hilir, pengembangan wisata River Tubing Pusur Adventure, hingga pertanian ramah lingkungan.

“Integrasi dan sinergi yang terbentuk di Pusur Institute menjadi salah satu perwujudan partisipasi dan kontribusi keberlanjutan perusahaan sebagai bagian dari warga perusahaan di Klaten”, tambah Azwar.

Melalui berbagai inisiatif yang telah di lakukan Danone-Aqua selama ini di berbagai daerah operasionalnya, tercatat saat ini Danone-Aqua telah berhasil melakukan berbagai upaya konservasi dengan menanam lebih dari 2,5 juta pohon, membangun lebih dari 1.300 sumur resapan, membangun lebih dari 57.000 biopori, serta membangun fasilitas panen hujan.

Baca juga : KLHK Bakal Gugat 2 Perusahaan Pengelola Limbah

Selain itu, Danone-Aqua juga mengembangkan program pengurangan jejak karbon dengan mendorong penggunaan energi terbarukan dan berhasil mengurangi jejak karbon sebesar 2.399 ton CO2 dan melakukan efisiensi energi sebesar 22.920 Giga Joule (GJ).

Dalam mengembangkan ekonomi sirkular (Circular Economy), Danone-Aqua berhasil mengumpulkan 12.000 ton kemasan plastik botol bekas setiap tahunnya untuk diproduksi kembali menjadi botol minum kemasan plastik  dan menjadi perusahaan yang 70% dari bisnisnya telah sepenuhnya sirkular. (RO/OL-7)

Setiap tahun sejak 2011, pabrik-pabrik di Aqua yang dinominasikan oleh Dinas Lingkungan Hidup setempat telah menjalani serangkaian proses penilaian untuk memastikan ketaatan terhadap peraturan pengelolaan lingkungan hidup.

Proses tersebut sekaligus mengukur kinerja inisiatif keberlanjutan yang sudah diimplementasikan perusahaan baik secara internal maupun eksternal. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT