08 January 2020, 18:31 WIB

Ferdinand Minta Kasus Aktivis Sudarto di Sumbar Dihentikan


Thomas Harming Suwarta | Politik dan Hukum

MI/Bary Fathahillah
 MI/Bary Fathahillah
Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean

POLITISI Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean meminta agar kasus yang menimpa aktvis Pusat Studi Antar Komunitas (Pusaka) Padang, Sumatra Barat, Sudarto, tidak dilanjutkan.

"Pak Kapolri, terima kasih atas perhatiannya. Sebaiknya kasus ini dihentikan saja karena apa yang dilakukan oleh Sudarto adalah bagian dari perjuangan mempertahankan kebinekaan dan menjaga Pancasila. Sekali lagi terimakasih kepada Polri," kata Ketua Bidang Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean melalui akun twitternya @ferdinandhaean2, Rabu (8/1).

Ketua Umum Vox Point Indonesia Yohanes Handojo Budhisejati menambahkan, penangkapan dan pengusutan kasus yang menimpa Sudarto menjadi preseden buruk bagi upaya-upaya kemanusiaan. "Apalagi kita ketahui bersama bahwa Pasal 28 ayat 2 UU ITE yang digunakan dalam kasus ini merupakan pasal karet yang tidak relevan. Maka sebaiknya memang dihentikan saja," tukas Handojo.

Menko Polhukam Mahfud MD memastikan aktivis Pusat Studi Antar Komunitas (Pusaka) Padang Sudarto tidak ditahan meski telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sumatra Barat terkait dugaan perbuatannya menyebarkan hoax larangan perayaan ibadah Natal umat kristiani di Dharmasraya, di Sumatera Barat, Selasa (7/1/2020). Dia diperiksa terkait penyebaran informasi ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat atau SARA. (X-15)

Baca juga: Polda Sumbar Tangkap Aktivis Keberagaman

Baca juga: Penangkapan Sudarto oleh Polisi Dianggap Melawan Konstitusi

Baca juga: INFID Desak Aktivis Sudarto Dibebaskan

BERITA TERKAIT