08 January 2020, 14:27 WIB

Banjir Jabodetabek Hambat Masuknya Sayuran Dari Lembang


Depi Gunawan | Nusantara

MI/Depi Gunawan
 MI/Depi Gunawan
Seorang pekerja menyortir tomat di gudang sayuran di Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

BANJIR yang melanda Jabodetabek telah menghambat distribusi sayuran dari Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Dadan Kartiwa, salah seorang supplier yang biasa memasok sayuran ke ibukota mengatakan, banjir Jakarta sangat berdampak pada usahanya. Sebab, hasil pertanian di Lembang sebagian besar dipasok untuk kebutuhan wilayah Jabodetabek.

"Berdampak sekali, jadwalnya saya biasa ngirim hari Jumat (3/1) tapi terpaksa diundur jadi Senin kemarin karena banjir," kata Dadan, Rabu (8/1/2020).

Soal kerugian, ia mengaku masih dihitung. Namun untungnya pihak penerima sudah mengerti dengan kondisi yang terjadi di lapangan.

"Untuk kerugian materi pasti ada karena sayuran jadi layu, busuk. Jenis sayuran seperti brokoli, wortel dan lainnya enggak bisa distok. Akhirnya kita buang atau dikasihkan ke tetangga," ucapnya.

Meski banyak supplier sayuran menunda pengiriman ke ibukota, menurut dia, masih ada supplier yang tetap nekat mengirimkan barang dengan risiko menempuh perjalanan yang lebih lama.

"Rekan saya sesama supplier terpaksa menerobos banjir di tol dengan waktu tempuh perjalanan hingga 13 jam. Untungnya, kalau saya sudah diberi tahu sama yang menerima barang di sana (Jakarta) agar pengirimannya ditunda hingga banjir surut," ungkapnya.

baca juga: Mempromosikan Durian Nusantara Lewat Komunitas

Dadan menuturkan, dalam seminggu sekali pihaknya rutin mengirimkan berbagai jenis sayuran dengan kualitas yang baik dan segar ke pasar dan hotel di Bekasi dan Slipi Jakarta.

"Untuk sekali pengiriman ke wilayah Jabodetabek biasanya hingga 1 kuintal sayuran berbagai jenis. Mudah-mudahan ke depan cuaca di ibukota terus normal," harapnya. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT