08 January 2020, 13:46 WIB

Mempromosikan Durian Nusantara Lewat Komunitas


Denny Susanto | Nusantara

MI/Denny Susanto
 MI/Denny Susanto
Festival Durian Nusantara di  Desa Wisata Mandi Kapau, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. 

KONTES durian Kabupaten Banja, Kalimantan Selatan pada 2020 yang digelar Pemkab Banjar di Desa Wisata Mandi Kapau, Kecamatan Karang Intan menarik perhatian para pecinta durian dari berbagai daerah di tanah air. Di antaranya Komunitas Durian Traveler Indonesia. Bahkan anggota komunitas ini, Budi Karya didaulat menjadi salah satu juri dalam kontes durian kali ini. Komunitas Durian Traveler Indonesia lahir dari kekecewaan pada sulitnya mencari durian berkualitas.

Hingga akhirnya dibentuk sebuah komunitas pecinta durian dengan Ketua Sigit Purwanto yang fokus utamanya adalah eksplorasi durian-durian enak Nusantara dan Asia Tenggara. Sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat. Komunitas yang anggotanya berasal dari berbagai latar belakang ini terus aktif mempromosikan keragaman dan eksotika durian yang ada di Nusantara.

"Kegiatan yang kami lakukan adalah kopi darat di beberapa sentral durian seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Palu dan Kalimantan. Selain itu kami juga ada tur tahunan ke berbagai pusat penghasil durian terbaik, lokal (Bangka, Pontianak, Banyuwangi) serta internasional (Asia Tenggara)," ungkap Budi Karya, ditemui usai menjadi juri Kontes Durian Kabupaten Banjar, Rabu (8/1/2020). Kegiatan lainnya adalah seminar mengenai pertanian durian.

"Komunitas kami juga peduli tentang perkembangan durian di Indonesia. Kami membuat video edukasi berkebun durian yang ditayangan di kanal youtube Durian Traveler, termasuk semua dokumentasi kegiatan kami," tutur Budi.
     
Komunitas Durian Traveler Indonesia juga membangun jaringan pengikut melalui social media Facebook (Komunitas Durian Traveler) dan Instagram @duriantraveler. Dalam waktu dekat komunitas ini akan menggelar kegiatan berupa  penyuluhan cara perawatan pohon durian serta penyerahan 10.000 bibit durian untuk masyarakat di Baduy Luar, Jawa Barat.

baca juga: Dana Desa di Temanggung Diprioritaskan Untuk Stunting

Bupati Banjar, KH Khalilul Rahman mengatakan kegiatan festival durian ini merupakan upaya memotivasi para petani dan melestarikan buah-buahan lokal yang ada di Kabupaten Banjar. Selain kontes buah juga dipamerkan aneka produk olahan dari buah durian dan buah-buahan lokal.

Festival durian yang dihadiri Dirjen Buah dan Florikultura Kementerian Pertanian, Fahri Lukman ini ditandai dengan penyerahan buku Buah Hutan Kalimantan Selatan yang ditulis Hanif Wicaksono, pegiat lingkungan peraih Kalpataru. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT