08 January 2020, 13:19 WIB

Tiongkok Ingin Selesaikan Masalah Natuna Secara Diplomatis


Basuki Eka Purnama | Internasional

ANTARA/M Risyal Hidayat
 ANTARA/M Risyal Hidayat
Kapal Republik Indonesia (KRI) Karel Satsuit Tubun-356 bersandar di Faslabuh Lanal Ranai, Selat Lampa, Natuna, Kepulauan Riau.

TIONGKOK berharap bisa menyelesaikan konflik Natuna dengan Indonesia secara diplomatis, Hal itu diungkapkan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Geng Shuang dalam konferensi pers, Selasa (7/1).

"Tiongkok dan Indonesia telah menjalin komunikasi melalui berbagai kanal diplomatik. Tiongkok dan Indonesia adalah partner strategis. Bagi kami, persahabatan dan kerja sama dalah hal yang terpenting sementara perselisihan hanyalah riak dalam hubungan kedua negara," ungkap Geng.

"Sebagai negara penting di Laut China Selatan dan di kawasan, Tiongkok dan Indonesia memiliki tugas penting untuk menjaga perdamaian dan stabilitas."

Baca juga: Presiden ke Natuna Tanpa Duo Prabowo

"Tiongkok juga selalu memandang hubungan bilateral dengan Indonesia dari perspektif strategis dan jangka panjang. Kami yakin Indonesia juga akan melihat gambaran besar hubungan bilateral antara kedua negara dalam menyelesaikan perbedaan dengan Tiongkok," imbuhnya.

Geng kemudian mengingatkan bahwa tahun ini merupakan perayaan 70 tahun hubungan bilateral antara Tiongkok dan Indonesia.

"Indonesia merupakan salah satu anggota pertama yang menjalin hubungan diplomatik dengan Tiongkok. Tahun ini menandai 70 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara. Kedua negara sama-sama memandang penting hubungan keduanya dan telah sepakat menggelar serangkaian peringatan untuk merayakan 70 tahun hubungan itu," pungkasnya. (OL-2)

BERITA TERKAIT