08 January 2020, 12:23 WIB

Dinas SDA DKI: Pompa di Semanan Mati Terendam Banjir


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

 Medcom/Theofilus Ifan Sucipto
  Medcom/Theofilus Ifan Sucipto
Sekretaris Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Dudi Gardesi.

SEKRETARIS Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Dudi Gerdesi membantah pompa stasioner di Kelurahan Semanan sengaja dibiarkan dalam keadaan rusak saat banjir menghantam Jakarta pada 1 Januari lalu.

Dihubungi Media Indonesia, Dudi menyebut dalam keadaan normal pompa sepenuhnya bisa beroperasi. Namun, saat itu hujan begitu lebat dalam jangka waktu cukup lama ditambah air kiriman dari hulu membuat banjir sangat cepat naik dan membanjiri rumah pompa.

"Dari laporan yang saya terima rumah pompa tergenang banjir juga. Panelnya terendam dan ditambah listrik sedang dimatikan. Kalau salah satu bagian mesin pompa sudah terendam seperti itu memang mau tidak mau akhirnya tidak bisa beroperasi," kata Dudi, Rabu (8/1).

Wilayah yang terendam banjir cukup tinggi dan lama akibat matinya pompa tersebut yakni RT06 RW01 Kelurahan Semanan yang disebut dekat dengan Kampung Duri.

Dudi menyebut ada kesulitan tersendiri untuk menangani banjir di wilayah itu selain matinya pompa utama.

"Jadi wilayah itu cekung dan rawa. Perlu usaha lebih keras bila air naik cepat. Kita sudah antisipasi dengan pompa mobile. Cuma memang karena daerahnya cekung kita perlu lebih lama memompa airnya karena harus mencair daerah yang tinggi dan itu agak jauh," ungkapnya.

Baca juga : Banjir lumpuhkan Akses Tangerang dan Jakarta Barat

Menurut Dudi, bukan hanya di area Semanan pompa mati akibat terendam banjir yang memiliki level air cukup tinggi. Pompa di 50 titik juga mati akibat terendam banjir pada musibah banjir yang terjadi pada 1 Januari 2020 lalu.

Untuk antisipasi jangka panjang pihaknya akan berupaya untuk mempertinggi rumah pompa. Sementara dalam jangka pendek, ia akan memaksimalkan upaya menempatkan pompa mobile untuk mengantisipasi curah hujan ekstrim yang diprediksikan turun beberapa hari ke depan.

Sebelumnya, dari hasil kunjungan anggota DPRD DKI Jakarta ke Semanan, Jakarta Barat ditemukan pompa stasioner rusak dan dibiarkan selama beberapa bulan.(Put/OL-09)

BERITA TERKAIT