08 January 2020, 10:27 WIB

Indonesia Pacu Diplomasi Ekonomi ke Kawasan Afrika dan Timteng


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

SALAH satu fokus diplomasi ekonomi pemerintah Indonsia adalah akan terus aktif dalam menggarap potensi-potensi ekonomi dan investasi di kawasan Afrika.

Wakil Menteri Luar Negeri, Mahendra Siregar, mengatakan upaya-upaya yang telah digencarkan pemerintah telah berhasil meningkatkan kontrak bisnis atau investasi.

"Dalam hitungan 1,5 tahun kita berhasil menyelesaikan kontrak senilai US$2 miliar dalam sektor infrastruktur, jasa-jasa konstruksi, pembiayaan, dan beberapa industri strategis," ujarnya dalam acara Cocktail Reception di Jakarta Pusat, Selasa (7/1) malam.

Kontrak itu baik dalam konteks bilateral, pembiayaan dari pihak Indonesia, maupun pembiayaan dari bank-bank regional, termasuk di antara Bank Pembagunan Asia (ADB).

Berdasarkan itu, lanjutnya, di 2020 pemrintah akan melakukan upaya yang sama untuk di kawasan Amerika Latin dan Karibia, Timur Tengah, dan Indo-Pasifik secara keseluruhan.

"Karena kita belajar apa yang kita lakukan dengan Afrika ternyata potensi-potensi yang tidak disadari yang tidak kita kenal ternyata luar biasa hasilnya," kata Mahendra.

Karena itu, Kemenlu mengarapkan dukungan kuat dari kalangan pengusaha, badan usaha miliki negara, dan mitra utama seperti Kamar Dangan dan Industri (Kadin), perwakilan-perwakilan Indoesia di luar negeri. (Hym/OL-09)

BERITA TERKAIT