08 January 2020, 09:59 WIB

Hujan 11 Januari Berpotensi Timbulkan Genangan


Siswantini Suryandari | Humaniora

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI.
 MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI.
 Air merendam pemukiman warga di kawasan di RT 07 RW 01, Kampung Duri Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (6/1/2020).

BERDASARKAN peringatan dari situs resminya di https://id.usembassy.gov/, Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia menyebut prakiraan cuaca menunjukkan bahwa wilayah Jakarta dan sekitarnya akan mengalami curah hujan yang luar biasa hingga 12 Januari 2020 mendatang.

Menanggapi hal itu Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) BPPT, Tri Handoko Seto menjelaskan Tim Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) BPPT sejak beberapa hari lalu memperkirakan bahwa 11 Januari akan terjadi hujan sangat deras di Jabodetabek hingga 12 Januari.

"Diperkirakan curah hujan rata-rata wilayah Jabodetabek sekitar 50-100 mm. Tapi hujan tersebut tidak akan sederas hujan 31 Desember sampai 1 Januari. Tapi berpotensi mengakibatkan genangan atau banjir di sejumlah titik," kata Tri Handoko Seto dalam keterangan resmi, Rabu (8/1/2020).
 
BMKG melalui Deputi Meteorologi juga telah meriliis prakiraan cuaca dimana dalam sepekan ke depan akan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas lebat disertai petir/kilat dan angin kencang. Menyikapi perkembangan prakiraan cuaca ini maka selama tanggal 10-13 Januari, Tim TMC BPPT bekerja sama dengan BNPB, TNI AU, dan BMKG akan melakukan operasi TMC siang malam 24 jam.

baca juga: KLHK Siapkan Langkah Terukur Atasi Banjir di Jabodetabek

"Kami menyadari bahwa terbang malam dalam operasi TMC merupakan operasi berisiko sangat sangat tinggi. Menyemai awan malam hari sungguh tidak mudah. Oleh karena itu kami minta Tim TMC tetap bekerja secara profesional dengan kewaspadan ekstra. Mohon doa kepada masyarakat semua agar misi TMC berhasil dan tim TMC selalu sehat dan selamat," tambahnya. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT