08 January 2020, 09:43 WIB

2.000 Lebih Unit Mebel Sekolah Rusak


Gana Buana | Megapolitan

MI/Gana Buana
 MI/Gana Buana
Aparatur Pemerintah Kota Bekasi membantu pembersihan lingkungan sekolah SMA Negeri 6 Kota Bekasi. 

DINAS Pendidikan Kota Bekasi memprediksi sekitar 2.000 unit lebih mebel sekolah rusak. Data tersebut merupakan hasil inventarisasi dari 152 sekolah yang terdampak banjir di wilayah Kota Bekasi.

“Jumlahnya masih terus berkembang, karena petugas masih terus mendata,” ungkap Kepala Disdik Kota Bekasi Inayatullah, Rabu (8/1).

Inay menjelaskan, saat ini, pihanya masih terus menginventarisasi kerusakan yang diakibatkan banjir pada Rabu (1/1).

Inay mengatakan kerusakan mebel tersebut bervariatif. Mulai dari ringan hingga berat. Mebel tersebut pun bervariatif mulai dari meja belajar, kursi, meja guru, dan lainnya.

Menurut dia, untuk kerusakan ringan hingga sedang pemerintah akan memperbaikinya dulu. Namun, kalau sudah rusak berat akan segera diganti.

“Makanya harus didata berapa yang rusak ringan hingga berat,” kata dia.

Baca juga: Pagi Ini, Seluruh Banjir di Jakarta Sudah Surut

Selain itu, lanjut dia, kerusakan bangunan sekolah pun sedang didata. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan setempat untuk melakukan renovasi.

“Sekolah yang rusak juga akan segera diperbaiki,” lanjut dia

SDN Jatirasa V, di Perumahan Pondok Gede Permai, Kota Bekasi, rusak parah akibat diterjang banjir ada awal 2020.

Kepala Sekolah SDN Jatirasa V Nur Hayati meminta pemerintah melakukan relokasi agar kegiatan belajar mengajar tetap terlaksana.

“Pak Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi harus Segera merelokasi, kalau engga ya begini terus,” singkat dia. (OL-2)

BERITA TERKAIT