08 January 2020, 08:55 WIB

Iran-AS Memanas, Wall Street Anjlok


Antara | Internasional

AFP/Johannes EISELE
 AFP/Johannes EISELE
Bursa saham Amerika Serikat

BURSA saham New York, Amerika Serikat (AS) Wall Street berakhir lebih rendah pada penutupan perdagangan Selasa (7/1) karena risiko geopolitik menyusul serangan udara AS yang menewaskan seorang komandan tertinggi Iran, pekan lalu.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 119,70 poin atau 0,42% menjadi 28.583,68 poin.

Indeks S&P 500 turun 9,10 poin atau 0,28% menjadi 3.237,18 poin. Indeks Komposit Nasdaq turun 2,88 poin atau 0,03% menjadi 9.068,58 poin.

Semua 11 sektor utama pada S&P 500 berubah negatif pada penutupan, dengan sektor real estat dan konsumen jatuh masing-masing 1,19% dan 0,73%, yang memimpin penurunan.

Baca juga: Ancam Hancurkan Situs Budaya Iran, Trump Dikecam

Data menunjukkan, pesanan pabrik AS turun 0,7% pada November yang menandai penurunan ketiga dalam empat bulan, Departemen Perdagangan melaporkan Selasa (7/1).

Sementara itu, Indeks non-manufaktur AS naik menjadi 55% pada Desember dibandingkan November 53,9%, menurut Institute for Supply Management pada hari yang sama. Angka di atas 50% dipandang positif bagi perekonomian.

Pada Jumat (3/1), sebuah drone AS menyerang konvoi di Bandara Internasional Baghdad, menewaskan Qassem Soleimani, komandan Pasukan Pengawal Revolusi Islam Iran Quds. Pembunuhan itu memicu kemarahan dan ancaman balas dendam dari Teheran. (OL-2)

BERITA TERKAIT