07 January 2020, 21:10 WIB

Satu Keluarga di Sumenep Tertimbun Rumah Ambruk akibat Angin


Mohammad Ghazi | Nusantara

ANTARA
 ANTARA
Satu Keluarga di Sumenep Tertimbun Rumah Ambruk akibat Angin

SEBANYAK tujuh orang tertimpa bangunan rumah yang rubuh akibat terjangan angin kencang di Desa Aenganyar, Kecamatan Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Selasa (7/1).

Ketujuh orang itu merupakan satu keluarga yang tinggal dalam satu rumah. Mereka ialah Haena, 50, Ali Fikri, 30, Muani, 27, Dra, 10, Ali Rizki, 9, Haeri, 75, dan Kaila, 4 bulan.

Dari ketujuh orang tersebut, lima di antaranya selamat sementara dua orang, yakni Haena fan Ali Rizki, mengalami luka di bagian kaki dan kepala hingga harus menjalani perawatan di Puskesmas Gili Genting.

Menurut Ali Fikri, saat kejadian, mereka sedang berada di dalam rumah semipermanen yang ditempati karena sedang turun hujan. Tiba-tiba mereka mendengar bunyi atap rumah seperti mau ambruk, hingga berusaha menyelamatkan diri ke kolong tempat tidur dan meja makan.


Baca juga: Aksi Nekat Pelajar yang Coba Bunuh Diri Berhasil Digagalkan


"Beruntung kami masih sempat berlindung, hingga tidak berakibat fatal," katanya.

Untuk sementara waktu, lanjut Fikri, seluruh anggota keluarganya terpaksa menumpang ke rumah kerabat yang tidak jauh dari rumah mereka yang ambruk sambil menunggu perbaikan.

Humas Polres Sumenep, Ajun Komisaris Polisi Widiarti, mengatakan, angin kencang menerjang desa yang berada di Pulau Gili Genting itu sejak beberapa hari terakhir bersamaan dengan cuaca buruk di perairan pulau tersebut. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian rumah warga, mengalami kerusakan.

"Satu rumah ambruk dan menimpa tujuh orang penghuninya. Semua selamat kecuali dua orang mengalami cedera," katanya. (OL-1)

BERITA TERKAIT