07 January 2020, 14:18 WIB

Keluhan Layanan Garuda Indonesia Viral, Menhub Minta Perbaiki


Indriyani Astuti | Ekonomi

MENTERI Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memperingatkan maskapai penerbangan milik negara, Garuda Indonesia, agar kejadian yang mengganggu pelayanan terhadap penumpang tidak terjadi lagi.

Hal itu dikemukakan Menhub menanggapi masalah antara Garuda Indonesia dan seorang penumpang wanita pada penerbangan GA 404 tujuan Jakarta-Denpasar pada 4 Januari 2020.

"Kami sudah memberikan peringatan kepada Garuda. Ini berkaitan dengan pelayanan, urusan Garuda dengan yang bersangkutan," terang Menhub ketika ditemui di Istana Wakil Presiden, Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (7/1).

Budi Karya mengapresiasi bahwa Garuda Indonesia sudah meminta maaf secara terbuka kepada klien tersebut.

Tetapi ia menekankan sebagai regulator, Kementerian Perhubungan meminta maskapai termasuk Garuda Indonesia agar menyiapkan tim yang mempunyai dasar mengenai pelayanan dan kepuasan pelanggan.

Menurut Menhub, pelayanan tidak bisa dipisahkan dari suatu maskapai sebagai syarat-syarat untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan. Apalagi, industri penerbangan berperan penting sebagai ujung tombak dari pariwisata di Indonesia.

"Kalau operator tidak siap ini akan bermasaah. Saya harapkan Garuda Indonesia melakukan islah dengan costumer dan jadikan satu pelajaran yang mahal tidak boleh terjadi lagi," tukasnya.

Seorang penumpang Garuda Indonesia mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan oleh staf kabin dan pilot seusai turun dari pesawat. Keluhan tersebut beredar viral di dunia maya melalui sosial media twitter.

Dalam akunnya, @jesswjk, penumpang itu mengatakan tidak diperbolehkan keluar dari bandara bersama anak-anak dan suaminya sebab suaminya diduga menghina Garuda Indonesia. (Ind/OL-09)

BERITA TERKAIT