07 January 2020, 11:13 WIB

Ribuan Warga Korban Banjir Mulai Terserang Penyakit di Bekasi


Gana Buana | Megapolitan

DINAS Kesehatan Kota Bekasi mencatat sedikitnya ada sekitar 4.190 warga korban banjir mulai terserang penyakit. Mayoritas di antaranya mulai terserang infeksi saluran pernafasan akut (ISPA).

“Ini hasil rekapitulasi hingga Minggu (5/1). Masih terus bergerak dinamis warga ada yang langsung mengaksea layanan Puskesmas di wilayah masing-masing juga,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Dinkes Kota Bekasi Dezy Sukrawati, pada Media Indonesia, Selasa (7/1).

Dezy menjelaskan, dari jumlah 4.190 sebanyak 25% di antaranya menderita ISPA. Sisanya, ada berbagai macam penyakit lain menjangkit warga terutama korban banjir.

Dezy mengatakan, beberapa penyakit yang mulai menyerang warga selain ISPA adalah diare, sakit kulit bahkan hingga hipertensi.

“Mungkin sebagian korban kaget dengan peristiwa tersebut kan ini berlangsung sangat cepat, jadi mereka stress dan tensi mereka juga naik,” jelas Dezy.

Menurut Dezy, hingga saat ini pertolongan obat-obatan bagi warga tergolong aman. Bahkan bantuan dari wilayah tetangga ikut berdatangan.

“Obat-obatan kita pastikan aman ya, sejak hari pertama bantuan sudah datang. Tapi terkendala beberapa jalan terputus,” lanjut dia.

Baca juga : Back Water Diduga Pemicu Perluasan Banjir Bekasi

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati menambahkan, posko kesehatan utama dibuka di Pendopo Wali Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan. Namun, warga sudah bisa mengakses layanan lain di Puskesmas yang ada di Kota Bekasi.

“Sebanyak 42 Puskesmas kita sudah beroperasi,” tambah dia. (Gan/OL-09)

BERITA TERKAIT