07 January 2020, 11:15 WIB

Trump Ancam Jatuhkan Sanksi Berat untuk Irak Jika Usir Pasukan AS


Willy Haryono | Internasional

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam menjatuhkan sanksi berat kepada Irak jika berani mengusir pasukan AS dari negara tersebut. Ancaman dilayangkan usai parlemen Baghdad menyerukan agar semua personel militer AS angkat kaki dari Irak.

Meningkatnya ketegangan antara kedua negara dipicu kematian jenderal asal Iran, Qassem Soleimani. Soleimani tewas di tanah Irak dalam sebuah serangan udara AS pada Jumat (3/1).

Berbicara dari pesawat kepresidenan, Trump mengatakan sanksi akan dijatuhkan jika Irak meminta pasukan AS pergi secara tidak baik-baik.

"Sanksi yang belum pernah ada sebelumnya akan dijatuhkan. Sanksi tersebut akan membuat sanksi Iran terlihat jauh lebih ringan," ancam Trump, dilansir dari BBC, Senin (6/1).

Baca juga: Kedubes Iran Kecam AS atas Kematian Soleimani

Sekitar 5.000 prajurit AS berada di Irak sebagai bagian dari koalisi global dalam melawan kelompok militan Islamic State (IS).

Minggu (5/1), koalisi menghentikan operasi melawan IS di Irak. Parlemen Irak kemudian meloloskan sebuah resolusi yang berisi seruan agar pasukan asing pulang ke negara masing-masing.

Resolusi yang bersifat tidak mengikat itu diusulkan blok muslim Syiah di parlemen Irak. Blok tersebut dikenal dekat dengan Iran.

"Kami punya bandara yang sangat mahal di sana (Irak). Biaya pembangunannya miliaran dolar. Kami tidak akan pergi, kecuali jika mereka mau membayar biaya tersebut," kata Trump kepada awak media.

Serangan udara AS di Baghdad, Jumat (3/1) lalu juga menewaskan Abu Mahdi al-Muhandis, seorang tokoh militer Irak yang memimpin grup Kataeb Hezbollah.

AS menyebut Kataeb Hezbollah adalah dalang dari kematian seorang kontraktor asal Negeri Paman Sam pada Desember lalu.

Sementara itu, ribuan warga Iran memadati wilayah ibu kota dalam mengiringi pemakaman Soleimani. Pemimpin agung Iran Ayatollah Ali Khamenei terlihat menangis saat melaksanakan salat jenazah untuk Soleimani bersama ribuan warga di Universitas Teheran.

Jenazah Soleimani dijadwalkan dimakamkan di kampung halamannya di Kerman pada Selasa (7/1). (OL-2)

BERITA TERKAIT