06 January 2020, 20:15 WIB

PKH Kemensos Dapat Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Cianjur


mediaindonesia.com | Nusantara

Istimewa
 Istimewa
Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman bersama keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

PROGAM Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementerian Sosial (Kemensos) menjadi salah satu program andalan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman memastikan PKH dan BPNT bisa berjalan baik di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

"Tahun ini besaran subsidinya naik jadi Rp150 ribub per kepala keluarga, sebelumnya hanya Rp110 ribi. Saya memastikan sembako yang didistribusikan ke masyarakat, punya kualitas yang terbaik. Tidak ada lagi itu beras kualitas raskin yang dibagikan, semuanya harus merata beras kualitas baik," kata Haji Herman di Aula Desa Girijaya, Cibinong, Cianjur, Senin (6/1).

Haji Herman yang mengunjungi empat desa, Desa Sukajadi, Desa Girijaya, Desa Pananggapan, dan Desa Hamerang di Kecamatan Cibinong, selalu menekankan bahwa program PKH harus menyasar target yang tepat.

Menurut Herman, lapisan masyarakat rentan dan kurang mampu, harus menikmati manfaat dari program peningkatan kesejahteraan ini.

Komposisi sembako yang diberikan untuk program PKH dan BPNT di Cianjur tahun ini juga ditambahkan dengan panganan sehat seperti abon daging. Setelah sebelumnya juga ditambahkan telur dan kacang hijau untuk peningkatan gizi anak-anak dari keluarga penerima bantuan.

 Herman juga berterimakasih pada para penyuluh program yang turun langsung di lapangan memastikan seluruh bantuan terdistribusi dengan baik.

"Para penyuluh punya peranan memastikan keluarga yang didampingi bisa mandiri setelah mendapatkan bantuan dari pemerintah," kata Herman.

Tahun 2019, tercatat ada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH sebanyak 128,511 jiwa di Cianjur. Angka ini terus berusaha ditekan melalui program bantuan pemerintah.

Pemkab Cianjur di bawah kepemimpinan Haji Herman juga cukup rutin melakukan pengawasan dan evaluasi agar program PKH dan BPNT ini bisa mengeluarkan lebih banyak keluarga dari jerat kemiskinan dengan meringankan beban ekonominya. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT