06 January 2020, 20:35 WIB

Kata Milenial Ternyata Paling Dicari dan Digunakan Sepanjang 2019


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

Ilustrasi
 Ilustrasi
Milenial

BADAN Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan kata milenial sebagai Kata Tahun Ini (KTI) pada 2019.

Plt Kepala Badan Bahasa Kemendikbud, Dadang Sunendar, mengatakan, ini merupakan penetapan KTI yang pertama.

"Setelah memperoleh hasil dari tim pengkaji, kita diskusikan, kata yang dipilih seagai kata tahun ini pada tahun 2019 adalah kata milenial," kata Dadang dalam konferensi pers sosialisasi kata populer di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin (6/1).

Dadang menjelaskan, berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata milenial memiliki dua makna. Pertama, yaitu yang berkaitan dengan milenium dan makna kedua yaitu yang berkaitan dengan generasi yang lahir antara 1980-an dan 2000-an.

"Perlu saya tambahkan di sini bahwa kata milenial baik untuk makna pertama maupun makna kedua memiliki kelas kata yang sama yaitu kelas kata adjektiva atau kata sifat," imbuhnya.

Dadang mengungkapkan, ada lima kriteria/pertimbangan yang membuat kata milenial terpilih menjadi KTI 2019. Pertama, kata milenial merupakan salah satu kata yang masuk dalam pencarian kata terpopuler sepanjang rahun dalam KBBI.

"Pada 2019 KBBI mencatat 15 kata yang memiliki jumlah pencarian tertinggi, yaitu aktivitas, analisis, daring, efektif, izin, kerja sama, literasi, milenial, memengaruhi, objek, praktik, risiko, risiko, sistem, dan survei. Kata milenial merupakan salah satu kata dalam daftar tersebut dengan jumlah pencarian sebanyak 19.834 pencarian berdasarkan dara pada tanggal 30 Desember pukul 12.58," tuturnya.


Baca juga: Aduan Masyarakat Soal Kerusakan Lingkungan Ke KLHK Meningkat


Selain itu, kata milenial merupakan kata yang digunakan sepanjang tahun menurut Google Trends dengan jumlah penggunaan tertinggi pada Maret 2019, digunakan oleh berbagai kalangan dari pejabat hingga masyarakat umum, memiliki keluasan distribusi bidang yang merata di seluruh Indonesia, dan menjadi penanda berbagai peristiwa.

Dadang mencontohkan seperti saat pemilihan staf khusus presiden yang berasal dari kalangan milenial pada 21 November lalu.

"Berdasarkan pencarian Google pada tanggal 30 Desember 2019 pukul 09.25, kata staf khusus milenial yang merupakan kueri tertinggi ketiga berdasarkan data Google Trend menunjukkan bahwa topik tersebut telah dipakai sebanyak 2.940.000 kali,” ungkapnya.

Perubahan nomenklatur

Selain mengumumkan KTI 2019, Dadang juga memberitahukan bahwa telah terjadi perubahan nomenklatur pada Badan Bahasa yang sebelumnya bernama Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, sejak 2 Januari 2020 lalu diganti menjadi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa atau kembali ke nomenklatur lama.

"Mas Mendikbud minta kami lebih fokus pada urusan kebahasan dan kesastraan, seperti diketahui perbukuan pindah kembali lagi ke Balitbang," tandasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT