06 January 2020, 19:20 WIB

Kemenlu Imbau WNI di Iran dan Irak untuk Waspada


Rifaldi Putra Irianto | Internasional

AFP
 AFP
Konflik di Iran

HUBUNGAN yang terjadi antara Amerika Serikat dan Iran kian memanas, perseteruan tersebut memuncak pascatewasnya komandan tertinggi Iran Qassem Soleimani dalam serangan udara Amerika Serikat (AS), atas perintah Presiden Donald Trump.

Hal tersebut diperparah dengan rencana Iran yang akan menyiapkan serangan balasan kepada pasukan AS.

Menanggapi konflik tersebut Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, Teuku Faizasyah, mengaku, pihaknya telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan kepada warga negara Indonesia (WNI) yang menetap di Iran dan Irak.

"Terkait perkembangan dalam hubungan AS dan Iran, masing-masing kedutaan besar kita di Irak dan di Iran sudah keluarkan imbauan kepada WNI untuk meningkatkan kewaspadaan," ungkap Teuku dalam pesan singkatnya, Jakarta, Senin (6/1).


Baca juga: Pompeo Duga Iran akan Serang Pasukan AS


Ia pun mengaku terus melakukan pemantauan perkembangan konflik tersebut, agar kemudian dapat menyusun lankah-langkah perlindungan bagi WNI di Iran dan Irak.

"Masing-masing perwakilan yang berpotensi terdampak langsung (Irak dan Iran) dan juga perwakilan di wilayah yg berdekatan menyiapkan rencana kontigensi dengan mengukur perkembangan dari waktu ke waktu," jelasnya.

Sebelumnya, Kemenlu juga telah mengeluarkan pernyataan ikhwal eskalasi situasi di Iran. Dikutip dari laman resmi Kemenlu, pernyataan tersebut berisikan 4 pernyataan resmi.

1. Indonesia prihatin dengan eskalasi situasi yang terjadi di Irak.
2. Kami meminta semua pihak untuk menahan diri dari tindakan yang dapat memperburuk situasi.
3. Kami mengimbau WNI di Irak untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Segera hubungi KBRI jika memerlukan informasi/bantuan.
4. Hotline KBRI Baghdad +9647500365228. (OL-1)

BERITA TERKAIT