06 January 2020, 16:52 WIB

Angin Kencang, Tiga Santri Tertimpa Bangunan


Mohammad Ghazi | Nusantara

Ilustrasi
 Ilustrasi
Angin kencang

TIGA santri Ponpes Alhamidy, Desa Bato Kerbuy, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, harus dilarikan ke Puskesmas Pasean karena tertimpa bangunan pondok yang ambruk akibat angin kencang, Minggu (5/1) malam.

Ketiga santri yakni Rihanatussaleha, 16, Farida, 15, dan Susilowati, 15. Merela mengalami luka di bagian kepala akibat terkena reruntuhan bangunan pondok. Satu diantaranya harus menjalani rawat inap dan menjalani jahitan di kulit kepala.

Salah seorang pengurus pesantren mengatakan, angin kencang melanda kawasan Desa Batokerbuy bersamaan dengan hujan deras mengguyur. Beberapa bangunan pondok rusak akibat terjangan angin. Ketiga orang santri yang saat itu sedang berada di tempat wudhu, tertimpa bangunan yang roboh.

"Hanya tiga orang itu yang terluka akibat peristiwa itu," kata Hanifah, salah seorang pengurus pesantren.

Sementara itu, sepuluh bangunan di Deda Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, juga rusak akibat terjangan angin kencang.

Angin menerjang empat dusun di desa tersebut, Senin (6/1), antara lain Dusun Nagasari, Teklampok, Gelugur dan Dusun Prapatan. Dari keempat dusun itu, kondisi terparah dialami warga di Dusun Gelugur. Di dusun tersebut, terdapat sedikitnya delapan bangunan yang rusak, termasuk sebuah gudang tembakau.

"Untuk sementara, jumlah bangunan yang rusak sebanyak 10 bangunan. Tapi kami masih melakukan pendataan lanjutan bersama tim BPBD dibantu kepolisian dan TNI," kata Kepala Desa Palengaan Laok, Mohammad Said.

Sejauh ini, jelas dia, tidak diperoleh laporan adanya korban jiwa dan warganya yang mengungsi. (OL-11)

BERITA TERKAIT