06 January 2020, 15:39 WIB

Kementerian ESDM Cari Cara untuk Eksplorasi Migas di Natuna


Despian Nurhidayat | Ekonomi

MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif tengah berusaha mengembangkan eksplorasi migas di kawasan perairan Natuna. Namun, hal tersebut dikatakan masih dalam tahap perencanaaan dan belum menemukan solusi.

"Kita sedang cari cara untuk mengeksplorasi migas di sana. Nanti kalau sudah ada strateginya akan segera saya umumkan," ungkapnya kepada Media Indonesia saat ditemui di Auditorium BPK, Jakarta, Senin (6/1).

Natuna kini sedang menjadi perbincangan hangat dikarenakan para nelayan Tiongkok telah melanggar batas wilayah perairan atau Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di perairan Natuna secara ilegal. Belum lagi, beberapa waktu yang lalu, Tiongkok mengklaim Natuna masuk wilayah Laut Selatan Tiongkok berdasarkan sembilan garis putus-putus atau nine dash line.

Baca juga:  120 Nelayan Pantura Siap Melaut di Natuna

Ketertarikan Tiongkok untuk mengklaim wilayah perairan Natuna memang tak bisa dipungkiri akibat potensi besar lautan Natuna. Selain potensi sumber daya perikanan laut, Natuna juga memiliki potensi minyak dan gas yang luar biasa.

Tercatat, cadangan minyak bumi Natuna diperkirakan mencapai sekitar 1.400.386.470 barel, sedangkan gas bumi Natuna mencapai angka 112.356.680.000 barel. Tentunya Indonesia harus segera mengambil tindakan untuk mengamankan sumber daya alam yang melimpah ini.(OL-5)

BERITA TERKAIT