05 January 2020, 20:15 WIB

Ribuan Pelayat Iran Sambut Kepulangan Jasad Qassem Soleimani


Melalusa Susthira K | Internasional

AFP
 AFP
Ribuan Pelayat Iran Sambut Kepulangan Jasad Qassem Soleimani

GELOMBANG pelayat memenuhi jalan-jalan kota Ahvaz, Iran, untuk memberi penghormatan terakhir kepada komandan senior Pasukan Quds Garda Revolusi Iran, Jenderal Qassem Soleimani, sebelum jasadnya dikebumikan. Menurut laporan kantor berita semi-resmi Iran, ISNA, jasad Soleimani dan lima jasad warga Iran lainnya tiba di kota barat daya Iran tersebut setelah diterbangkan dari Irak sebelum subuh.

"Kematian bagi Amerika," teriak massa yang berkumpul di jalanan kota Ahvaz pada Minggu (5/1) hari ini.

Pria maupun wanita menangis ketika mereka menepak-nepak dada dengan nyanyian Syiah dan mengangkat potret sang jenderal yang dipandang sebagai pahlawan perang Iran-Irak 1980-88. Selain itu Soleimani juga dipandang sebagai pahlawan perang dalam mempelopori operasi Timur Tengah Iran, sebagai kepala Pasukan Quds Garda Revolusi Iran.

Dalam siaran langsung di televisi pemerintah, ribuan pelayat berpakaian hitam terlihat berkumpul di Mollavi Square dengan membentang-bentangkan bendera Iran yang berwarna hijau, putih dan merah. Selain di Mollavi Square, gelombang pelayat juga memadati jalan-jalan lainnya di sekitar pusat kota Ahva yang berpenduduk 1,3 juta orang itu.


Baca juga: Waspada, Hong Kong Dilanda Wabah Pneumonia


"Kerumunan yang jaya ada di upacara itu," kata televisi pemerintah.

"Kehadiran anak-anak, remaja, kerabat, veteran, keluarga para martir (perang Iran-Irak) dan pembela Haram (mereka yang mati syahid di Suriah) adalah sekilas tentang kejayaan upacara ini," tambahnya.

Setelah tiba di Kota Ahvaz, jasad Soleimani dan lima warga Iran yang kesemuanya merupakan anggota Garda Revolusi Iran, diperkirakan akan diterbangkan ke Ibu Kota Iran, Teheran, untuk mendapat lebih banyak penghormatan pada Minggu (5/1) malam.

Adapun pada Senin (6/1) mendatang, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei diperkirakan akan mendoakan jenazah Soleimani di Universitas Teheran sebelum prosesi ke Azadi Square. Jenazah Soleimani kemudian akan dibawa ke kota suci Qom untuk upacara di kuil Masumeh, menjelang pemakaman di kota kelahirannya, Provonsi Kerman, pada Selasa (7/1).

Soleimani tewas dalam serangan udara AS di dekat bandara internasional Baghdad pada Jumat (3/1), berdasarkan perintah Presiden AS Donald Trump. Pembunuhan Soleimani tersebut memicu kekhawatiran terjadinya perang baru di Timur Tengah. Soleimani digambarkan sebagai orang paling kuat kedua di Iran dan mengawasi intervensi luas Iran dalam perebutan kekuasaan regional. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT