05 January 2020, 18:35 WIB

Angin Kencang Landa Empat Desa di Pamekasan


Mohammad Ghazi | Nusantara

ANTARA
 ANTARA
Angin Kencang Landa Empat Desa di Pamekasan

BANJIR dan angin kencang terjadi di Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (5/1) sore.

Air menggenangi ruas jalan utama Pamekasan-Sampang dengan ketinggian mencapai 50 sentimeter. Sejumlah pohon tumbang menutup jalan hingga menyebabkan kemacetan di jalur tersebut.

Hujan deras disertai angin kencang yang melanda empat desa di Kecamatan Tlanakan, yakni Desa Larangan Tokol, Branta Tinggi, Branta Pesisir, dan Desa Ambat, menyebabkan banjir dan tumbangnya pepohonan di pinggir jalan.

Sejauh ini, hingga Minggu (5/1), belum diperoleh data kerusakan bangunan yang disebabkan angin kencang tersebut. Namun, aliran listrik di Desa Larangan Tokol padam selama beberapa jam.


Baca juga: Peran Warga untuk Cegah Bencana sangat Diperlukan


Selain angin kencang, banjir terjadi di Desa Ambat. Selain menggenangi areal pesawahan, air juga menutup badan jalan. Meski genangan tidak berlangsung lama, peristiwa itu membuat kemacetan kendaraan yang melintas, karena tidak ada jalur alternatif.

"Selain karena tingginya genangan, kemacetan juga akibat beberapa pohon yang tumbang dan menghalangi jalan," kata Mohammad Badri, warga Desa Ambat.

Warga setempat bersama petugas kepolisian dan BPBD Pamekasan berusaha memotong pohon yang tumbang dan memindahnya untuk mengurangi kemacetan.

Banjir di jalur selatan Pamekasan tersebut, disebabkan menumpuknya air akibat derasnya hujan yang bersamaan dengan pasangnya air laut. (OL-1)

BERITA TERKAIT