04 January 2020, 13:01 WIB

Fraksi NasDem DKI Santuni Korban Meninggal Banjir


Tri Subarkah | Megapolitan

KETUA DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai NasDem Wibi Andriano menyambangi RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Jatinegara Timur. RW 04 menjadi salah satu lokasi terparah yang terendam banjir di Cipinang Melayu akibat hujan yang terjadi di penghujung 2019.

Kedatangan Wibi beserta rombongannya dalam rangka menyantuni keluarga Siti Nawa, 76, satu korban meninggal karena banjir di Cipinang Melayu.

"Hari ini, kita, Fraksi NasDem DKI Jakarta, mengunjungi korban meninggal dunia akibat banjir yang luar biasa dialami DKI Jakarta. Tentunya kita berduka cita, berbelasungkawa. Semoga almarhumah ibu Siti Nawa diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan juga keluarga diberi ketabahan," kata Wibi di lokasi, Rabu (4/1).

Baca juga: Kondisi Psikologis Korban Banjir Jangan Dilupakan

Fraksi NasDem memberikan sejumlah bantuan seperti dana, makanan siap saji, air siap minum, dan bahan pokok lainnya. Bantuan disalurkan langsung kepada Nur Hasanah, 45, anak korban.

"Atas nama DPRD dan Partai NasDem, saya mengucapkan belasungkawa," kata Wibi kepada Nur.

Nur Hasanah menceritakan ibunya meninggal karena terjebak banjir di dalam kamar. Saat itu, ibunya sedang tertidur. Ketinggian banjir di rumahnya mencapai tiga meter. Saat akan dievakuasi, Nawa ditemukan sudah tidak bernyawa lagi. Sedangkan suaminya berhasil diselamatkan dan saat ini mengungsi di Masjid Raya Universitas Borobudur.

Nur Hasanah berharap normalisasi Kali Sunter yang berada di dekat rumahnya dapat selesai secepatnya.

"Supaya enggak banjir. Setiap tahun banjir baru kali ini sampai 2-3 meter tingginya," ujarnya.

Wibi juga mengamini ucapan Nur Hasanah. Menurut pemaparan warga sekitar, kata Wibi, banjir tidak akan separah kemarin apabila normalisasi Kali Sunter selesai.

"Dan tidak mungkin bisa ada korban jiwa seperti ini. Maka daripada itu, kita ingin memanggil dinas terkait. Mungkin nanti bisa melalui pansus banjir kalau memang disepakati fraksi-fraksi lain," terang Wibi.

Pihaknya berharap mendapatkan kejelasan soal penyebab banjir yang terjadi.

"Karena ini tidak hanya 31 ribu pengungsi saja di DKI Jakarta. Tapi ada 14 orang meninggal dunia, lewat hiportemia yang kedinginan, tersengat listrik. Nah ini yang menjadi consern betul daripada Fraksi NasDem DKI Jakarta," pungkasnya. (OL-2)

BERITA TERKAIT