04 January 2020, 11:47 WIB

Dokumen dan Berkas Hancur, Korban Banjir Resah


Gana Buana | Megapolitan

SEJUMLAH warga Pondok Gede Permai, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, mengaku resah dengan hancurnya dokumen kependudukan dan berkas-berkas penting. Apalagi ijazah yang merupakan bekal mencari kerja juga ikut rusak terendam.

“Iya engga sempat nyelamatin dokumen-dokumen,” ungkap Desy Arisandi, 23, salah satu warga Pondok Gede Permai, Sabtu (4/1).

Desy mengatakan dokumen tersebut tidak dapat diselamatkan lantaran saat peristiwa terjadi, ia bersama dengan keluarga sedang berada di luar kota. Rumah yang Ia tinggalkan dalam keadaan kosong.

“Waktu banjir itu saya enggak dirumah, lagi di Bogor. Nah, dapat kabar kalau rumah banjir itu dari tetangga, malem-malem,” kata dia.

Baca juga: Disdukcapil Bekasi Data Warga yang Berkasnya Rusak karena Banjir

Ia mengaku sesaat setelah mengetahui kabar tersebut langsung pulang ke rumah, Rabu (1/1). Namun, Ia terlambat menyelamatkan dokumen saat banjir susulan datang.

“Kan air malem itu, Selasa (31/12) naik, pagi sudah lumayan surut. Tapi saya telat sampai rumah karena pada pukul 12.00 WIB itu air kembali meluap, saya sampai dekat rumah itu pukul 13.00 WIB,” jelas dia.

Untungnya, kata Desy, dokumen berharga miliknya itu masih tersimpan di dalam tas. Hanya saja, sudah dalam kondisi basah dan hampir robek.

“Enggak apa-apa sih, untungnya enggak hilang dan ini kan masih bisa dijemur,” katandia.

Lain halnya dengan Aziz Pane, 68, lansia dengan cucu delapan ini kalang kabut lantaran seluruh dokumennya hilang diterjang banjir. Ia mengaku hanya memegang selembar surat keterangan (Suket) pengganti KTP-E.

“Sudah rusak semua, saya hanya punya selembar suket ini doang,” tandas dia. (OL-2)

BERITA TERKAIT