04 January 2020, 14:45 WIB

Nelayan di Aceh Gembira, Hasil Tangkapan Ikan Teri Melimpah


Amiruddin Abdullah Reubee | Nusantara

ANTARA FOTO/Ampelsa
 ANTARA FOTO/Ampelsa
Nelayan tradisional menarik pukat darat saat menangkap ikan di perairan Pantai Kampung Jawa, Banda Aceh, Aceh.

NELAYAN di Provinsi Aceh sejak dua pekan terakhir panen raya ikan teri. Kegembiraan itu dialami nelayan yang beraktivitas menjaring ikan di Selat Malaka, tepatnya di kawasan perairan laut Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, dan Kabupaten Aceh Besar.

Di Kabupaten Pidie, misalnya, hasil tangkapan ikan teri paling banyak diperoleh nelayan pesisir Kecamatan Kota Sigli, Simpang, Kembang Tanjung, Kecamatan Batee dan Kecamatan Muara Tiga. Ikan kecil sepanjang sekitar 5 cm tersebut bukan saja banyak didapat nelayan penggunan pukat besar yang menggelar di tengah laut. Tapi bagi nelayan penguna pukat langsing yang melabuh di lepas pantai juga mendapat hasil tangkapan melimpah.

Bahkan di pesisir Desa Ujoeng Pi, Kemukiman Laweueng, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, pada Selasa (31/12) pekan lalu, puluhan warga mengumpulkan ikan teri di tepi pantai. Teri dalam kondisi masih hidup itu terdampar saat terhempas gelombang laut setempat.

Baca juga: Angin Kencang, Rumah Warga di Banyuwangi Ambruk

Fenomena ikan terdampar tersebut tergolong sangat ganjil, sehingga warga sempat penasaran gerangan apa yang bakal terjadi nanti. Ternyata tidak ada hal aneh yang menimpa kawasan itu kecuali hanya mereka mendapat keuntungan dari hasil jual teri tersebut.

"Ada sekitar 2 ton teri kalau dikumpulkan dari puluhan warga yang sempat mengutip di hempasan riak pantai. Tidak tahu fenomena apa ini. Kami positif saja yaitu rejeki dari Yang Maha Pencipta," kata Ikwani, warga Muara Tiga.

Melimpahnya hasil panen teri juga diperoleh nelayan di tempat pendaratan ikan Pante Raja, Kabupaten Pidie Jaya dan nelayan asal Krueng Raya, Kabupaten Aceh Besar. Itu sebabnya harga teri segar di Aceh sekarang lebih murah, yakni dari sebelumnya Rp35.000/kg, kini menjadi berkisar Rp15.000 hingga Rp20.000/kg. (OL-2)

BERITA TERKAIT