03 January 2020, 21:25 WIB

JPPI Minta Kemendikbud Lebih Tanggap Atasi Banjir di Sekolah


Antara | Humaniora

MI/Andry Widyanto
 MI/Andry Widyanto
Ratusan bus sekolah terendam banjir di Unite Pengelola Agkutan Sekolah (UPAS), Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (2/1)

KOORDINATOR Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji menilai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim lamban dalam menangani banjir padahal banyak sekolah yang terkena dampak banjir.

"Mendikbud terkesan lamban, padahal banyak sekolah yang terkena dampak, akses ke sekolah terganggu bahkan fasilitas sekolah juga rusak," ujar Ubaid di Jakarta, Jumat (3/1), seperti dikutip dari Antara.

Dia menambahkan sampai saat ini belum ada respon dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Padahal banjir sudah terjadi sejak tiga hari yang lalu.

Baca juga : Modifikasi Cuaca Mampu Turunkan Intensitas Hujan Hingga 40%

Ubaid juga mengemukakan sampai saat ini belum ada juga data berapa sekolah yang terkena dampak banjir.

"Mungkin Pak Menteri belum sadar, kalau sekolah juga bagian dari korban banjir," lanjut dia.

Pelaksana tugas Dirjen Dikdasmen dan PAUD Kemendikbud, Harris Iskandar, mengatakan pihaknya akan memberikan bantuan seragam sekolah pada korban banjir. Namun pihaknya belum merinci teknis pendistribusian seragam tersebut.

Saat dikonfirmasi dengan Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kemendikbud, Ade Erlangga Mardiasna, juga belum berkomentar banyak mengenai langkah yang akan dilakukan Kemendikbud terkait sekolah yang terendam banjir. (Ant/OL-7)

BERITA TERKAIT