03 January 2020, 18:06 WIB

Media Group Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kedoya


Ferdian Ananda Majni | Megapolitan

YAYASAN Media Group menyerahkan bantuan sembako berupa beras, air mineral, mi instan, biskut dan perlengkapan selimut untuk masyarakat korban banjir di kawasan Kedoya Utara dan Kedoya Selatan, Jakarta Barat.

Tim kemanusiaan Media Group, mengawali pemberian bantuan kepada masyarakat korban banjir yang ditampung di komplek wisma Siti Maryam, Kedoya Utara. Di sana, terdapat sedikitnya 317 jiwa dari 5 RW berbeda-beda.

Kemudian dilanjutkan penyerahan bantuan kepada masyarakat korban banjir di Jalan Ade Karya, RT016 RW05 Kedoya Selatan, dan diakhiri penyerahan bantuan di RW 09 Kelurahan Kedoya Selatan.

Ketua Yayasan Media Group, Ali Sadikin, mengatakan bantuan diberikan dengan harapan dapat membantu memenuhi kebutuhan korban banjir, khususnya masyarakat yang tinggal tidak jauh dari kantor Media Group.

"Kita mulai dari yang dekat dengan kantor dulu daerah Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, dan kita harapkan kalau diperlukan nanti akan kita perluas lagi," kata Ali saat menyerahkan bantuan di Kawasan Kedoya Selatan, Jumat (3/1).

Menurutnya, bantuan-bantuan itu terkumpul atas bantuan dan kepedulian masyarakat, pemirsa Metro TV, dan pembaca Media Indonesia yang menyalurkan bantuannya melalui Yayasan Media Group.

"Bantuan yang sudah kita bagikan meliputi sembako makanan minuman bahan makanan, makanya kita serahkan ke posko-posko, di RT RW, dan juga di tempat pengungsian. Ada selimut karena banyak sekali ini penghangat tidur masyarakat ini yang selama ini terkena banjir," sebutnya.

Baca juga: DPRD DKI Jakarta Kritik Pemprov yang Tidak Siap Antisipasi Banjir

Ali menambahkan, Media Group mengawali awal tahun dengan kepedulian yang masif dilakukan dari tahun ke tahun di seluruh pelosok negeri. Apalagi, bencana banjir tahun melanda Ibu Kota sehingga Media Group untuk hadir mengambil peran kemanusiaan.

"Hampir tiap taun yayasan ini bergerak membantu meringankan Jakarta dan sekitarnya tapi memang tahun ini luar biasa dampaknya banjir terutama di sepanjang sungai pesanggarahan," paparnya.

Ali tak memungkiri, koordinasi dan sinergitas semua stakeholder serta otoritas setempat mampu bahu-membahu meringankan beban masyarakat yang berdampak banjir di awal 2020.

"Kita harapkan sebetulnya ini kerja sama antarkita semua, pemerintah, masyarakat, untuk tetap menjaga lingkungan, gimana ngurus lingkungan sekitarnya dan pola hidup kita semua," lanjutnya.

Ali juga menegaskan, penting kewaspadaan dan siaga menghadapi bencana yang datang silih berganti. Bahkan bencana banjir kerap terjadi di Ibu Kota yang memiliki banyak aliran sungai.

"Ini baru mulai dan kita berharapnya tentu yang baik. Kita harus waspada siap-siap karena ini baru mulai. Siapapun di antara kita harus siaga menghadapi bencana," pungkasnya. (A-4)

BERITA TERKAIT